Suara.com - Capres Joko Widodo memastikan akan hadir dalam debat capres yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Jumat (20/6/2014) malam. Jokowi mengatakan, tidak ada persiapan khusus, hanya berdiskusi dengan tim ekonominya untuk mendapatkan masukan guna mempertajam isu ekonomi terkini.
Jokowi baru menyatakan kesiapannya menghadiri debat capres yang diselenggarakan Kadin pada Jumat pagi. Sebelumnya, Kamis (19/6/2014), dia mengatakan belum mendapat pemberitahuan dari timnya.
Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Suryo Bambang Sulisto mengatakan, Kadin menyelenggarakan debat capres-cawapres untuk mensinergikan konsep capres dan cawapres dalam pembangunan perekonomian nasional 2014-2019, termasuk program prioritasnya.
Menurut Bambang, debat capres-cawapres ini sangat penting bagi dunia usaha untuk memperkaya pemahaman dalam memilih pemimpin masa depan.
"Melalui dialog ini diharapkan dunia usaha dapat mengetahui lebih jelas konsep dan program-program ekonomi yang lebih spesifik dari kedua pasangan capres-cawapres," katanya.
Debat capres-cawapres Kadin memilih tema, "Memilih Pemimpin: Membangun Perekonomian yang Mandiri, Adil, dan Berkelanjutan".
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru