Suara.com - Penanganan jalur pantai utara Jawa (Pantura), yang merupakan salah satu jalan utama yang bakal digunakan para pemudik, akan dihentikan pada akhir bulan Juni atau H-30 lebaran tahun 2014.
Penanganan Pantura yang akan dihentikan itu terutama adalah aktivitas pembetonan dan pengaspalan. Namun, penanganan yang sifatnya tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut tetap diteruskan.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak mengemukakan, pihaknya telah melihat secara langsung simpul-simpul yang nantinya akan berdampak kemacetan luapan arus mudik.
"Titik-titik kemacetan itu biasanya disebabkan oleh pasar tumpah, penyempitan jalan atau perbaikan penggantian lantai jembatan," kata Hermanto Dardak.
Ia juga mengemukakan bahwa terkait dengan ruas jalan tol Jakarta-Cikampek relatif tidak ada masalah.
Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberi perhatian khusus kepada proyek infrastruktur jalan di kawasan pantai utara (Pantura) Jawa, terkait dengan banyaknya pandangan publik terhadap jalur yang kerap dipakai mudik tersebut.
"Kami memberikan perhatian secara khusus Jalan Pantura," kata Ketua BPK Rizal Djalil.
Menurut Rizal, masih banyak pertanyaan publik yang menanyakan mengapa sering dilakukan perbaikan jalan pantura.
Hasil pemeriksaan BPK, ujar dia, menunjukkan bahwa terjadi keberatan muatan ("overload") beban gandar (sumbu kendaraan) yang melintasi jalan, sehingga melebihi kapasitas beban yang diizinkan di atas 10 Muatan Sumbu Terberat (MST).
"Kami merekomendasikan agar Kementerian PU meningkatkan koordinasi dengan instansi-instansi lain yang terkait dengan upaya pengendalian terhadap penggunaan jalan nasional," ucapnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Program Gentengisasi Prabowo Dongkrak Permintaan Genteng di Sentra Majalengka
-
Bukan Beban, Kemnaker Sebut Mudik Bersama Investasi bagi Produktivitas Karyawan
-
Terbaru! Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
OJK Jatuhkan Denda Rp5,6 Miliar dalam Kasus IPO POSA, Benny Tjokro Disanksi Seumur Hidup
-
Bursa Kripto CFX Rilis Laporan Bulanan, Volume Perdagangan Spot Tembus Rp24,33 triliun
-
Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Cerminkan Perbaikan Ekonomi dan Administrasi
-
Cadangan Beras Pemerintah Tembus 4 Juta Ton
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha