Suara.com - Permintaan semen nasional setiap tahun naik 10 persen. Untuk memenuhi permintaan semen tersebut, pabrik semen harus membangun pabrik baru. Juru bicara PT Semen Indonesia Hari Subagyo mengatakan, saat ini kebutuhan semen nasional mencapai 55 juta ton per tahun.
Dengan demikian, kata dia, peningkatan kebutuhan semen per tahun mencapai 5,5 juta ton. Jumlah itu sama dengan kapasitas produksi dari dua pabrik semen.
“Asal tahu saja, untuk membangun pabrik semen itu perlu waktu yang lama. Untuk pembebasan lahan saja perlu sekitar 3-4 tahun. Untuk membangun pabrik bisa memakan waktu 7-8 tahun. Karena itu, Semen Indonesia sebagai BUMN terus berupaya untuk membangun pabrik agar bisa memenuhi kebutuhan semen nasional,” kata Hari kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (10/7/2014).
Hari mengatakan, apabila tidak ada pembangunan pabrik semen yang baru maka bukan tidak mungkin Indonesia terancam kekurangan semen pada tahun depan.
Kata dia, PT Semen Indonesia berupaya untuk bisa terus memenuhi kebutuhan semen nasional. Karena itu, pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah yang saat ini masih berpolemik merupakan salah satu upaya untuk mencukupi kebutuhan semen di dalam negeri.
Berita Terkait
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Masalah Imran Nahumarury dengan Malut United, Kini Resmi Jadi Pelatih Semen Padang
-
Van Gastel Puji Mental Baja PSIM Yogyakarta Usai Tahan Imbang Semen Padang Meski Kalah Jumlah Pemain
-
Pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic Dipecat Usai Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta
-
Penampakan Lukisan 44.000 Tahun di Lahan Tambang Milik BUMN
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Sengkarut Tarif "Ilegal" Trump: Pemerintah AS Ogah Kembalikan Dana Impor Rp2.040 Triliun
-
Defisit APBN Tembus Rp 135 Triliun, Program-program Ini Terancam Kena Dampak
-
Aduan THR 2026: Cara Melapor Pelanggaran Secara Online dan Offline
-
Profil Qatar Airways: Maskapai Cetak Rekor Laba Fantastis, Kini Tertekan Perang
-
Transaksi Aset Kripto Capai Rp29,24 Triliun di Januari 2026
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4