Suara.com - Penjualan PlayStation 4 serta film The Amazing Spider-Man 2 menjadi pemicu peningkatan laba yang diraih perusahaan Sony. Dalam triwulan kedua, Sony mencatat laba 26,8 miliar yen atau sekitar Rp3 triliun.
Jumlah itu meningkat 3,1 miliar yen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Penjualan yang dilakukan Sony hingga Juni lalu juga naik 5,8 persen menjadi 1,8 triliun yen.
Manajemen Sony mengungkapkan, peningkatan laba tersebut dipicu larisnya penjualan PlayStation 4, peluncuran film The Amazing Spider-Man 2, serta melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar Amerika.
Perusahaan Jepang yang berorientasi ekspor meraih keuntungan besar selama triwulan kedua karena anjloknya nilai tukar yen terhadap dolar Amerika. Sony yang merupakan perusahaan elektronik terbesar di Jepang tidak hanya meraih untung dari penjualan produk elektroniknya.
Divisi film juga meraih keuntungan besar dengan suksesnya The Amazing Spider-Man 2 di layar lebar. Laba yang diraih Sony pada triwulan kedua tahun ini menjadi catatan positif setelah tahun lalu mengalami kerugian.
Dalam dua tahun terakhir, Sony sudah mem-PHK 18 ribu karyawan. Perusahaan itu juga sudah tidak membuat lagi komputer pribadi dan juga melakukan restrukturisasi di divisi pembuatan televisi.
Produk smartphone dengan sensor kamera serta PlayStation 4 merupakan produk Sony yang paling laris di pasar. Unit game juga merupakan salah satu ladang uang Sony yang meraih 4,3 miliar yen. (AFP/Bloomberg)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
IHSG Sepekan Loyo ke Level 7.026, Asing Jual Rp 33 Triliun!
-
Usai Divonis Bebas Kasus Video Profil Desa, Amsal Sitepu Ditunjuk Jadi Ketua Gekrafs Karo
-
Sektor Properti 2026 Ngegas! Kredit Tembus 13 Persen
-
Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil
-
Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV
-
Bukan Prediksi, Ini Strategi Raih Profit saat Trading Emas
-
Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu
-
JP Morgan Sebut Kenaikan Harga Minyak Dunia Bisa Bertahan Lama, Sampai Kapan?
-
Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia
-
Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali