Suara.com - Pemberlakuan kebijakan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi untuk tidak menjual solar bersubsisi di SPBU milik Pertamina di Jakarta Pusat mulai berlaku hari ini, Jumat (1/8/2014).
"Untuk Jakarta Pusat sudah mulai berlaku sejak hari ini, mulai pukul 00.00 tadi malam sehingga harga solar menjadi harga non subsidi menjadi Rp12.800 dari Rp5.500," kata Ayib, petugas SPBU 3410101, Keramat Raya, Jakarta Pusat.
Ayib mengaku tidak tahu tujuan penghapusan solar bersubsidi.
"Ah kita tidak tahu itu mas, kita hanya melaksanakan apa yang diperintahkan pemerintah, khususnya untuk Pertamina," kata Ayib.
Sedangkan lewat pengeras suara di SPBU, Pertamina mengajak masyarakat beralih menggunakan solar non subsidi karena saat ini telah disediakan solar yang berkualitas lebih baik dari solar bersubsidi.
Tujuan pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut adalah agar tidak lagi membebani anggaran pemerintah terhadap pembiayaan subsidi bahan bakar minyak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit
-
ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana
-
Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini
-
Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker
-
Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja
-
Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja