Suara.com - Selama ini banyak yang belum sadar penting tidaknya perencanaan keuangan itu. Ada yang menganggap bahwa perencanaan keuangan tidak penting sama sekali. Padahal perencanaan keuangan yang baik dan benar akan mewujudkan impian setiap pribadi maupun keluarga yang menggunakannya. Jangankan merencanakan keuangan, masih ada yang selalu merasa bahwa uangnya cepat banget habis meski merasa merasa boros.
Selain jarang melakukan perencanaan keuangan, masyarakat Indonesia saat ini lebih suka menabung tanpa mencoba untuk mulai berinvestasi. Padahal, menabung saja tidak cukup dengan pertumbuhan inflasi dari tahun ke tahun yang kenaikannya sangat signifikan. Bunga tabungan bakal habis dimakan inflasi.
Sebelum beranjak mendalami perencanaan keuangan, sepertinya harus mengetahui terlebih dahulu pengertian perencanaan keuangan itu. Perencanaan keuangan adalah sebuah proses di mana seorang individu atau keluarga ingin mencapai tujuan yang diinginkan. Caranya dengan membuat sebuah perencanaan keuangan yang komprehensif agar tujuan tersebut dapat tercapai.
Banyak sekali tujuan keuangan dari setiap pribadi atau keluarga. Misalnya persiapan biaya menikah ,biaya pendidikan anak ,membeli mobil, rumah, persiapan dana pensiun dan lain-lain. Misalkan ada seseorang yang ingin bepergian ke luar kota, dia sudah menyiapkan uang untuk melakukan perjalanan ke luar kota. Namun, dia tidak tahu bagaimana cara menuju kota tersebut serta ke mana arahnya dan kendaraan apa yang akan dinaiki.
Mungkin bisa saja naik mobil, motor, ataupun kendaraan umum. Begitu juga halnya dengan perencanaan keuangan. Anggap saja untuk menuju kota tersebut merupakan perencanaan keuangan yang akan dibuat lalu kendaraan tadi merupakan instrumen investasi yang akan membantu untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Seperti itulah gambaran dari peran perencanaan keuangan jika diterapkan di kehidupan sehari-hari. Apabila anda tidak punya perencanaan keuangan yang baik dan benar, semua hal yang kita idam-idamkan bisa tidak akan tercapai karena selalu tersendat masalah uang. Ingin punya mobil tapi selalu boros dalam mengatur keuangan maka akan muncul pertanyaan kapan bisa membeli mobil?
Yang tidak kalah penting, perencanaan keuangan juga harus dibuat sedini mungkin. Semakin ditunda maka akan semakin tertunda juga apa aja yang diinginkan. Lebih cepat membuat perencanaan keuangan akan semakin baik.
Selain mengantarkan kepada tujuan tujuan keuangan yang ingin dicapai. perencanaan keuangan juga memberikan sebuah koreksi diri apakah keuangan yang ada pada seseorang atau keluarga sudah sehat atau belum, sering dikenal dengan sebutan financial check-up (memeriksa keadaan keuangan). Financial check up dapat memeriksa arus kas bulanan, utang konsumtif, kebutuhan dana darurat dan lain-lain. Pemeriksaan keadaan keuangan sangat penting agar tidak terjebak utang konsumtif lebih banyak.
Masih bingung bagaimana membuat perencanaan keuangan yang baik dan benar? Di Indonesia sudah banyak profesi yang bernama Independent Financial Planner yang sudah memiliki sertifikasi CFP (Certified Financial Planner). Planner inilah yang akan membantu untuk membuat perencanaan keuangan yang baik dan benar. Jadi apalagi yang ditunggu? Yuk segera buat perencanaan keuangan untuk hidup yang lebih baik dan semua tujuan bisa cepat terlaksana.
Diestra Perdana
MRE Financial & Business Advisory
Mitra Rencana Edukasi, PT I Jl Musi No.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150 I T. 021- 385 6722, info@mre.co.id I www.mre.co.id, Follow us @mreindonesia, Facebook MRE Financial & Business Advisory
Artikel ini merupakan kerja sama suara.com dengan Mitra Rencana Edukasi Financial & Business Advisory. Apabila anda ingin mengajukan pertanyaan seputar perencanaan keuangan, silakan kirim pertanyaan anda ke alamat redaksi@suara.com.
Berita Terkait
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Inflasi Naik, Biaya Pendidikan Makin Mahal
-
Ulasan Buku Make It Happen, Now! Panduan Perencanaan Finansial Keluarga
-
5 Tips Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini
-
Cara Cerdas Mengatur Keuangan Pribadi agar Terhindar Jeratan Utang Sebelum Usia 35
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya
-
LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Perkuat Koperasi Desa Merah Putih