Suara.com - Nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (10/10/2014) sore, melemah 37 poin dan dijual Rp12.223 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.186 per dolar AS.
Pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada A Tony Prasetiantono, mengatakan bahwa situasi politik di Indonesia masih menjadi sentimen negatif bagi mata uang Rupiah terhadap dolar AS.
"Pelaku pasar masih menilai negatif kondisi politik di Indonesia. Sebenarnya, fundamental kita baik, inflasi masih terjaga sekitar 4,53 persen, cadangan devisa sebesar 112 miliar dolar AS," katanya.
Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan juga masih bisa mencapai 5,2 persen pada tahun ini.
Menurut dia, kondisi Indonesia tidak jauh berbeda dengan India. Setelah India memiliki Perdana Menteri baru yang diharapkan pasar, kondisi pasar keuangan di sana cenderung membaik. Diharapkan Indonesia sama seperti itu menyusul harapan yang cukup positif terhadap pemerintahan baru nanti.
Hal senada juga dikatakan pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova, dikatakan bahwa mata uang rupiah masih akan berada dalam tren pelemahan selama suhu politik di dalam negeri masih panas.
"Sentimen dolar AS di eksternal cenderung melemah menyusul jadwal kenaikan suku bunga AS tidak lebih cepat dari perkiraan, sementara di dalam negeri indeks dolar AS masih menguat, itu menandakan kondisi sentimen domestik yang membayangi mata uang rupiah," katanya.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Jumat (10/10/2014) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.207 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp12.190 per dolar AS. (Antara)
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Rp9,1 Triliun Duit Masyarakat Hilang Akibat Ditipu Lewat Scam Digital
-
Indri Wahyuni Juri LCC MPR Viral, Gaji dan Kekayaannya Bikin Publik Melongo
-
Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Tipis, Damai ASIran Kembali Gagal
-
Rekor Buruk, Rupiah Sentuh Level Rp17.500 per Dolar AS
-
Emas Antam Tiba-tiba Lompat Tinggi, Harga Tembus Rp 2.859.000/Gram
-
BEI Ungkap Risiko Saham Indonesia Keluar dari MSCI, Investor Diminta Siap Hadapi Pil Pahit
-
Jelang Pengumuman Rebalancing MSCI, IHSG Dibuka Menghijau ke Level 6.946
-
Saham-saham Paling Banyak Diborong dan Dijual Asing Jelang Pengumuman MSCI
-
Gegara MSCI dan Perang, IHSG Telah Merosot 20,14% Sejak Awal Tahun
-
Pamer Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Purbaya Bandingkan Kinerja dengan Sri Mulyani