Suara.com - Perdana Menteri Finlandia Alexander Stubb menyalahkan Steve Jobs (pendiri Apple) sebagai penyebab hancurnya perekonomian negara itu. Dua produk Apple yaitu iPhone dan iPad dinilai sebagai penyebab ambruknya dua industri besar di Finlandia.
Minggu lalu, lembaga pemeringkat utang Standard & Poor telah menurunkan peringkat utang Finlandia dari AAA menjadi AA+. Prospek itu terkait melambatnya perekonomian Finlandia.
“Penurunan itu merefleksikan pandangan tentang risiko perekonomian Finlandia yang bisa mengalami stagnasi. Risiko ini bisa terus memicu pelemahan ekonomi apabila permintaan global terhadap produk Finnlandia terus turun,” kata Stubb.
Dalam wawancara dengan CNBC, Stubb menyalahkan iPhone dan iPad yang telah ‘membunuh’ industri telepon genggam dan juga kertas di Finlandia.
“iPhone telah membunuh Nokia dan iPad membunuh industri keras, tetapi saya yakin kami akan bangkit,” ujarnya.
Pernyataan Stubb itu terkait dengan peluncuran iPhone 6 dan iPhone 6 plus di 36 negara di Eropa, Asia, Timur Tengah, Amerika Latin dan Afrika pada akhir bulan ini.
“Kami mempunyai dua juara yang sudah jatuh yaitu Nokia dan juga industri kertas,” ujarnya.
Sebelum kehadiran Apple, Finlandia menguasai pasar telepon genggam melalui merek Nokia. Namun kehadiran smartphone produksi Samsung dan Apple membuat Nokia semakin tertinggal jauh dari pesaingnya itu. (CNBC/Emirates247)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan
-
Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya
-
Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor