Suara.com - Pelaku pasar merespon negatif nama-nama menteri yang masuk dalam Kabinet Kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Pada sesi pembukaan perdagangan, Senin (27/10/2014), IHSG sempat dibuka menguat di posisi 5.086 atau 13 poin.
Namun, hanya dalam hitungan 10 menit, IHSG kembali turun dan memasuki zona merah di posisi 5.068,539. Kepala Riset Universal Broker, Satrio Utomo mengatakan, pelaku pasar kecewa dengan terlalu banyaknya kader PDI Perjuangan yang masuk di Kabinet Kerja Jokowi-JK.
“Sejak awal kan Jokowi sudah mengatakan akan membentuk kabinet yang sebagian besar berasal dari kalangamn profesional. Namun, yang terjadi justru terlalu banyak nama-nama dari kader PDIP seperti Tjahjo Koemolo yang jauh dari sebutan profesional, Puan Maharani dan juga Rini Soemarno,” kata Satrio kepada suara.com melalui sambungan telepon, Senin (27/10/2014).
Satrio menambahkan, pelaku pasar sepertinya juga tidak terlalu berlebihan dalam merespon pengumuman kabinet kerja Jokowi-JK. Kata dia, investor asing masih tetap melakukan aksi beli yang nilainya sudah mencapai Rp40 miliar dalam 10 menit perdagangan.
Kata dia, setelah nama menteri Kabinet Kerja diumumkan, kini pelaku pasar menanti keputusan pemerintah dalam menaikkan harga BBM subsidi. Terkait dengan indeks saham, Satrio mengungkapkan, IHSG kemungkinan di sepanjang minggu ini akan tetap di zona positif meski tidak akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Pada sesi perdagangan pagi ini, volume perdagangan 373 juta lot saham dengan nilai transaksi Rp400 miliar dan frekwensi 17.016 kali. Ada 85 saham yang naik, 57 saham turun dan 76 saham stagnan.
Berita Terkait
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an
-
Wall Street Rontok Setelah Pertemuan Donald Trump dengan Xi Jinping
-
Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran
-
Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat