Suara.com -
Harga minyak dunia terus anjlok dan mencapai posisi terendah dalam tiga tahun terakhir. Pada perdagangan Selasa (4/11/2014) harga minyak dunia turun 1,59 dolar Amerika menjadi 77,19 dolar Amerika per barel.
Itu merupakan posisi terendah sejak Oktober 2011 lalu. Sebelumnya, harga minyak sempat menyentuh angka 75,84 dolar Amerika per barel. Sementara itu, harga minyak Brent di Eropa untuk Desember juga turun 1,96 dolar Amerika menajdi 82,82 dolar Amerika per barel, posisi terendah sejak Oktober 2010.
Analis mengungkapkan, jatuhnya harga minyak dunia ini karena langkah yang diambil Arab Saudi dalam mempertahankan pasar mereka di Amerika Utara menghadapi minyak murah dari ladang Amerika. Arab Saudi menaikkan harga jual minyak ke Asia dan lokasi lainnya.
“Saat ini, Arab Saudi tengah berkonsentrasi dalam mempertahankan pasar mereka di Amerika dan ini akan menjadi masalah bagi Kanada, Meksiko dan Venezuela yang merupakan pangsa pasar minyak Amerika,” kata Commerzbank.
Morgan Stanley mengungkapkan, harga minyak mentah kemungkinan akan berbalik arah dalam beberapa bulan ke depan. Menurut Morgan Stanley, ada sejumlah katalis yang bisa membuat harga minyak dunia kembali naik antara lain pertemuan negara-negara penghasil minyak OPEC pada 27 November nanti. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Perang AS-Iran Memanas: WNI Cemas Harga BBM Bakal Melejit
-
Minyak Dunia Tembus USD 100, Bahlil Bakal Hitung Harga BBM Setelah Maret
-
AS Desak Militer Jepang, Korsel, China hingga Eropa Buka Selat Hormuz, Realistis atau Sia-sia?
-
Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
Terkini
-
THR Cair Minggu Ini? Jangan Dihabiskan Sebelum Baca Ini
-
BRI KPR Renovasi: Solusi Pembiayaan Renovasi Rumah dengan Cicilan Fleksibel
-
Mendagri Usul Pembentukan Indeks Untuk Nilai Dukungan Daerah Terhadap Program Perumahan
-
Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman
-
BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat
-
Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses
-
Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026
-
OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver
-
BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026
-
Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga