Suara.com - Pemerintah Presiden Joko Widodo berencana mengurangi subsidi bahan bakar minyak, yang akan memicu naiknya harga bensin premium yang semula Rp6.500 diperkirakan menjadi Rp9.000 per liter.
Menurut Eksekutif Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin, naiknya harga BBM seharusnya juga diiringi dengan naiknya kualitas BBM yang disediakan.
Selama ini, menurutnya, patokan harga bahan bakar yang digunakan pemerintah menggunakan harga Bursa Minyak Singapura (Mid Oil Plats Singaapore/MOPS), namun pemerintah hanya mengadaptasi harga dan tidak disertai adaptasi kualitas.
"Dengan harga naik tersebut, seharusnya yang dijadikan bahan bakar minyak subsidi itu BBM Ron 92 atau Pertamax," katanya di Jakarta, Jumat (14/11).
Dia memaparkan bahwa, harga BBM berdasarkan MOPS satu barel periode Januari-Juli 2014 mencapai 121 dolar Amerika Serika (sekitar Rp1,4 juta)
"Kalau dikonversi ke rupiah dalam liter, itu jadi Rp9.500, namun dengan kualitas Ron 92," kata Ahmad.
Dengan penggunaan bahan bakar angka Ron tinggi, Ahmad mengklaim bahwa penggunaan bahan bakar bisa lebih hemat 10 persen dibandingkan menggunakan BBM dengan angka ron dibawah 92.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
-
BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional
-
ADRO Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham, Boy Thohir Ungkap Rencananya
-
Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar
-
BSI Siapkan Rp45 Triliun Uang Tunai dan Layanan Digital Selama Libur Lebaran
-
Emas Antam Lebih Murah Lagi Hari Ini, Harganya Turun Rp 4.000
-
Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya
-
Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?
-
Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar
-
Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya