Suara.com - Real Estat Indonesia (REI) mendesak DPR segera membahas kembali Rancangan Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat karena dinilai dapat mengatasi jumlah kekurangan perumahan di daerah.
"Kami berharap RUU Tapera bisa segera dibahas kembali," kata Ketua Umum REI Eddy Hussy di Jakarta, Kamis, (20/11/2014).
Menurut dia, RUU Tapera itu penting antara lain mengingat kemampuan sebagian masyarakat dalam membeli rumah masih terbatas. Untuk itu, REI juga mengharapkan dengan dibahasnya kembali RUU Tapera akan memberikan solusi terkait hal tersebut.
Apalagi, Eddy berpendapat bahwa Tapera dapat membuat masyarakat mengerti pentingnya arti menabung untuk memperoleh tempat tinggal pada masa mendatang.
Ketika Kementerian Perumahan Rakyat belum dileburkan ke dalam Kementerian Pekerjaan Umum, pihak Kemenpera optimistis DPR periode 2014-2019 akan melanjutkan pembahasan RUU Tapera.
"Kami optimistis pemerintahan yang akan datang serta para anggota DPR periode 2014-2019 akan melanjutkan pembahasan tentang RUU Tapera," kata Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera Sri Hartoyo.
Menurut dia, RUU Tapera merupakan hal yang sangat penting untuk mendukung tersedianya dana murah jangka panjang pada sektor perumahan rakyat Indonesia di masa yang akan datang.
Ia mengungkapkan pada pembahasan RUU Tapera sebelumnya, belum ada kesepakatan mengenai besaran jumlah iuran yang harus dibayar oleh masyarakat maupun pemerintah serta pemberi kerja khususnya sektor swasta.
Adanya UU Tapera , ujar Sri Hartoyo, akan sangat membantu pemerintah dalam penyediaan dana murah jangka panjang khususnya untuk meningkatkan program perumahan rakyat.
Dengan demikian, pemerintah tidak perlu memikirkan berapa alokasi dana APBN untuk sektor perumahan karena dana Tapera bisa dikumpulkan dari dan untuk masyarakat itu sendiri.
"Saat ini program perumahan rakyat masih tergantung pada besaran alokasi APBN sehingga tidak dapat mengatasi pemenuhan rumah rakyat karena anggarannya sangat terbatas," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026
-
Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS
-
Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid
-
Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS
-
Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram
-
Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100
-
Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini