Suara.com - GIC, perusahaan pengelola dana pensiun di Singapura menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Grup Rajawali untuk berinvestasi sebesar 500 juta dolar Amerika atau sekitar Rp6 triliun di sektor properti di Indonesia.
Kerja sama itu akan mengeksplorasi sejumlah sektor termasuk gedung perkantoran, ritel, perumahan dan juga sejumlah proyek campuran. Fokus utamanya adalah pembangunan properti di sentra bisnis di Jakarta.
Sebelumnya, Grup Rajawali sudah sukses bekerja sama dengan GIC dalam pembangunan Capital Palace, sebuah perkantoran dengan kategori A di pusat jantung Jakarta.
“Kami dengan bangga mempererat kerja sama dengan Rajawali, salah investor terdepan di Indonesia . GIC yakin dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan dan kami yakin bisa menciptakan nilai-nilai melalui akuisisi aset di lokasi utama dan juga manajemen aset yang aktif,” kata Mr Loh Wai Keong, Co-Head GIC Real Estate di Asia. (Channelnewsasia)
Berita Terkait
-
Investasi Properti di Asia Pasifik Tumbuh, Negara-negara Ini Jadi Incaran
-
Potensi Cuan Besar, Investasi Properti Berbasis Koperasi Masih Belum Dimanfaatkan
-
Alasan Investasi Properti di Lampung, Lebih Untung Pakai KPR BRI
-
Menko Airlangg: RI Tujuan Investasi Properti Terbaik di Dunia
-
Tips Investasi Properti Biar Bisa Cuan untuk Jangka Panjang
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Waspada! Utang RI Tembus Rp7.368 Triliun
-
Prabowo: Batas Defisit APBN 3 persen Tidak Akan Diubah!
-
Danantara Indonesia Hibah PLTS Sumenep ke Pemda, PLN Siap Suplai Listrik Bersih Bagi 2.000 KK
-
Dividen BBCA 2026 Lebih Besar dari Tahun Lalu, Bisa Cair saat Lebaran?
-
Kapan Bursa Libur saat Nyepi dan Lebaran 2026? Catat Tanggalnya!
-
Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik
-
Program Mudik Bareng 2026 dari Pertamina Berangkatkan Lebih dari 5.000 Peserta
-
Sinergi BRI dan TSDC Bali, UMKM Naik Kelas Melalui Digitalisasi dan LinkUMKM
-
BRI Dorong 14,98 Juta UMKM Naik Kelas, TSDC Bali Jadi Contohnya
-
Harga Emas Antam Makin Anjlok Jelang Lebaran, Lebih Murah dari Galeri 24 dan UBS