Suara.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan terus mendukung upaya peningkatan ketersediaan infrastruktur, melalui pembiayaan berskema sindikasi yang tahun lalu mencapai Rp15,3 triliun. Ini disebut meningkat 131 persen dari tahun sebelumnya.
Disebutkan, proyek-proyek infrastruktur yang mendapat pembiayaan sindikasi Bank Mandiri itu antara lain adalah proyek jalan tol, pelabuhan laut dan udara, serta pembangkit dan transmisi listrik. Menurut Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Fransisca Nelwan Mok, komitmen tersebut merupakan dukungan terhadap program pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur di Indonesia.
"Mengingat sifat dari proyek infrastruktur yang membutuhkan pendanaan yang besar dan jangka waktu panjang, memang opsi pembiayaan secara sindikasi merupakan pilihan yang tepat," kata Fransisca, melalui siaran persnya, Minggu (1/2/2015).
Untuk itu, Fransisca mengungkapkan bahwa selanjutnya, pihaknya terus berencana meningkatkan dukungan pada sektor infrastruktur. Namun selain itu menurutnya, pihaknya juga akan memfokuskan penyaluran kredit sindikasi ke sektor kesehatan, perkebunan, consumer goods, serta otomotif.
"Dalam menentukan proyek infrastruktur yang akan dibiayai, kami tentu akan melakukan feasibility study (kelayakan proyek), serta mempertimbangkan urgensi proyek tersebut bagi masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok