Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menolak mencabut larangan penangkapan ikan dengan kapal trawl dan cantrang yang dianggap dapat merusak lingkungan.
Dihadapan perwakilan para nelayan Jawa Tengah yang menemuinya hari ini, Senin (2/2/2015), di gedung kementerian Jakarta, Susi mengatakan hanya akan menunda dan mengatur wilayah tangkapan para nelayan saja.
“Cantrang silakan diatur transisi dan saya tidak akan mencabut Permen saya. Saya akan atur waktu dan wilayah tangkap dalam juknis (petunjuk teknis)," seru Susi saat menjelaskan sikapnya di Gedung Wuna Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.
Susi juga meminta para nelayan berpikir ulang tentang dampak dari penggunaan alat tangkap trawl dan cantrang tersebut.
"Pikirkan hati nurani bapak, apakah cantrang ini ramah lingkungan atau tidak. Kalau semuanya pakai cantrang, bagaimana 20 tahun lagi? Kalau saya larang trawl agar mereka (kapal besar) tidak menangkap lagi," tegasnya.
Dalam dialog tersebut, nelayan asal Jawa Tengah Safi'I mengungkapkan keberatannya atas aturan baru tersebut. Menurutnya, pelarangan penggunaan cantrang dan trawl mengakibatkan ratusan nelayan tidak dapat pergi melaut.
"Tidak bisa dengan diterbitkan Permen ini mandek. Kami kerjasama dengan perbankan mohon solusinya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg