Suara.com - Dari 34 orang menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi), hanya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang dianggap terfavorit dari survei yang dilakukan oleh Populi Center.
"Dalam 100 hari umur pemerintahan Jokowi ini, menteri paling favorit adalah Susi Pudjiastuti dengan gebrakan-gebrakannya yang menggetarkan," kata Peneliti Utama Populi Center Nico Harianto dalam diskusi yang bertajuk 'Alhamdulilah 100 hari pun lewat' di menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2015).
Latar belakang yang sangat kontras dan kebijakan-kebijakannya yang berani menyebabkan Menteri terkaya dalam Kabinet Kerja ini disenangi masyarakat.
Namun demikian, meski menjadi terfavorit , tidak berarti kebijakan yang diambilnya adalah yang terpopuler.
Dari survei yang melibatkan 1.200 orang jelang masa pemerintahan Jokowi, turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dianggap kebijakan terpoppuler dengan presentasenya mencapai 93,8 %, disusul oleh kebijakan Swasembada pangan sebesar 73,3 % dan kebijakan penenggelaman Kapal oleh Menteri Susi dengan prosentasenya 72, 8%.
Sementara kebijakan yang paling tidak populer di mata mastyatakat adalah juga terkait harga kenaikan harga BBM.
"Penurunan BBM masih menjadi kebijakan yang populer di hati masyatakat, sementara yang paling tidak disukai kenaikan harga BBM," jelas Nico.
Sementara untuk perjalanan pemerintahan kedepannya, masyakat lebih berharap agar Jokowi lebih fokus menuntaskan pemberatasan kemiskinan karena angka pengangguran yang masih tinggi.
"Isu Kesejahreraan masih menjadi perhatian masyarakat di atas isu-isu lainnya," tutup Nico.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga