Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menguat dan mendekati level 5.400. Pada sesi pembukaan perdagangan, Selasa (10/2/2015), IHSG BEI dibuka naik 5,33 poin atau 0,10 persen menjadi 5.353,80, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 1,34 poin (0,15 persen) menjadi 927,63.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan bahwa aliran dana investasi asing yang masih masuk ke pasar saham menjadi salah satu penunjang indeks BEI untuk melanjutkan kenaikannya.
"Kemampuan pemerintah menjaga kstabilan ekonomi di dalam negeri merupakan salah satu faktor penunjang kepercayaan investor asing untuk masuk ke psaar saham domestiik," katanya.
Secara teknikal, lanjut dia, IHSG BEI yang menembus level batas atas di 5.348 poin semakin memperkokoh kekuatan IHSG untuk menuju tingkat yang lebih tinggi. Target level batas atas berikutnya berada di 5.389 poin.
"Kendati demikian, dalam kondisi tren penguatan saat ini, pelaku pasar dapat memanfaatkan peluang untuk untuk mengambil untung dan selanjutnya bisa melakukan akumulasi pembelian kembali," katanya.
Analis senior dari LBP Enterprise Lucky Bayu Purnomo menambahkan bahwa faktor eksternal menjadi salah satu penopang IHSG BEI melanjutkan penguatan, cadangan uang beredar di kawasan Asia masih cukup tinggi sehingga membuat likuiditas pasar saham di dalam negeri mendapat imbasnya.
Apalagi, ia memproyeksikan bahwa menjelang laporan keuangan emiten domestik untuk periode 2014 juga cukup positif, hal itu tercermin dari kinerja IHSG BEI yang masih terus tumbuh. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB
-
IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis
-
Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan
-
YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan
-
64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan
-
KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN
-
Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman