Suara.com - Perdana Menteri Shinzo Abe meminta perusahaan di Jepang untuk menaikkan gaji karyawan mereka. Abe sudah membujuk, mengancam dan juga melakukan tekanan kepada pemimpin perusahaan untuk segera menaikkan gaji karyawan.
Lobi itu dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari bermain gol bersama hingga mengumpulkan para konglomerat dalam sebuah pertemuan. Dalam pertemuan itu, Abe kembali meminta agar para pengusaha itu menaikkan gaji karyawan mereka.
Abe mengatakan, kenaikan gaji harus dilakukan untuk memberikan ‘angin kehangatan atas pemulihan ekonomi kepada semua orang di negeri ini.’ Kebijakan PM Jepang itu yang dikenal dengan nama Abenomics terdiri dari kampanye pembelian obligasi secara masif, reformasi struktural dan juga stimulus dari pemerintah pusat.
Namun, Abe juga ingin bantuan dari pengusaha untuk membagikan keuntungan kepada karyawan. Tujuan dari rencana ini adalah, dengan menaikkan gaji maka pengeluaran karyawan akan meningkat dan menimbulkan virtous cycle yang akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi. (CNN)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram
-
BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta
-
Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni
-
Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: Antam Mulai Naik, Emas Lain Ada yang Turun
-
8 Calon Emiten Skala Jumbo Mau IPO, Ini Bocorannya
-
Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%
-
Impor Melonjak 31%, Surplus Dagang RI Nyaris Habis Tersisa 90 Juta Dolar AS
-
Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal
-
BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan