Suara.com - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melalui program State Accountability Revitalization (STAR), menyelenggarakan program beasiswa pendidikan formal S1/D-IV dan S2. Program ini dalam rangka meningkatkan kapasitas pegawai pengelola keuangan negara dan aparat pengawasan intern pemerintahan (PKN-APIP).
Program STAR merupakan kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Republik Indonesia didukung Loan Number 2927-INO dari Asian Development Bank (ADB). Program beasiswa melalui tugas belajar ini bertujuan memperkuat kinerja akuntabilitas pengelolaan keuangan negara melalui peningkatan kapasitas SDM PKN-APIP antara lain dalam bidang penganggaran, pelaporan keuangan, internal audit dan manajemen aset.
Melalui STAR ini, pemerintah ingin meningkatkan efisiensi dan efektivitas fungsi pengelolaan keuangan dan pengawasan sektor publik, melalui penguatan lembaga/institusi pemerintah yang menjalankan pengelolaan keuangan dan pengawasan sektor publik.
Penerima program beasiswa:
* Staf pengelola keuangan (mis. perencana anggaran, pengelola keuangan instansi, pengelola barang, penyusun laporan keuangan, bendahara, dan pembantu bendahara) dan internal auditor pemerintah daerah dan Kementerian/Lembaga (K/L).
* Perguruan Tinggi Negeri yang menyelenggarakan program Kekhususan S1 dan S2 Akuntansi Pemerintahan/Pengawasan Keuangan Negara. (Daftar perguruan tinggi penyelenggara lihat disini)
Tata Cara Pengajuan Beasiswa:
1) Calon peserta mengajukan minat kepada Pengelola Kepegawaian di K/L/ Pemda;
2) Pengelola kepegawaian di K/L/Pemda melakukan seleksi administrasi berdasarkan persyaratan beasiswa STAR;
3) Pengelola kepegawaian K/L/Pemda memberikan Surat Rekomendasi kepada calon peserta yang memenuhi persyaratan beasiswa STAR;
4) Calon peserta melakukan pendaftaran online di menu “Peserta” di www.star.bpkp.go.id dan upload data, mencakup FORM 1:
a. Photo 4 x 6 (Latar belakang merah)
b. Copy Ijazah dilegalisir
c. Copy transkrip dilegalisir
d. Surat Pernyataan Komitmen (Contoh surat dapat di unduh di website ini)
e. Surat Pernyataan Untuk Mengizinkan Peserta Mengikuti Tugas Belajar dari atasan langsung setingkat Eselon II (Contoh surat dapat di unduh di website ini)
f. Copy SK PNS dan SK Pangkat terakhir
g. Surat Keterangan Sehat
h. Surat pernyataan untuk bekerja kembali sebagai PKN-APIP di instansinya (Contoh surat dapat di unduh di website ini)
(Surat pada butir “e” dan “h”, diserahkan ke PT pada saat tes akademik untuk program S1. Sementara untuk program S2, Surat diserahkan ke Tim BPKP pada saat tes wawancara);
5) Ringkasan Hasil Pendaftaran dari website di cetak dan diserahkan pada saat mendaftar di Perguruan Tinggi (FORM 2);
6) Perguruan Tinggi melakukan tes administrasi dan akademik, kemudian menyerahkan hasilnya kepada BPKP;
7) Khusus untuk program beasiswa S2, dilakukan tes wawancara;
8) BPKP menetapkan peserta yang lulus seleksi dan telah memenuhi persyaratanadministrasi peserta program beasiswa.
Persyaratan:
1. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansi pemerintah;
2. Lulus seleksi administrasi di Biro Kepegawaian K/L/BKD, mencakup:
• Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), minimal 1 tahun;
• Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) umur maksimal 37 tahun;
• Pangkat serendah-rendahnya Pengatur (II/c);
• Memiliki ijazah D3 dan atau setara D3, diutamakan yang berlatarbelakang Jurusan Akuntansi, Bisnis, Ekonomi Perusahaan, Manajemen Keuangan/Perpajakan;
3. Disetujui oleh atasan langsung setingkat Eselon 2 di instansi K/L/Pemda dimana peserta bekerja;
4. Lulus tes akademik Perguruan Tinggi;
5. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP;
6. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan.
Program Beasiswa Pendidikan S2
1. PNS yang bekerja sebagai PKN-APIP pada instansi pemerintah;
2. Lulus seleksi administrasi di Biro Kepegawaian K/L/BKD, mencakup:
• Pada saat pendaftaran telah diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), minimal 1 tahun;
• Pada saat pendaftaran (ditetapkan setiap periode) umur maksimal 42 tahun;
• Pangkat serendah-rendahnya Penata Muda (III/a);
• Memiliki ijazah Sarjana (S1) atau setara S1, diutamakan yang berlatar belakang ekonomi/akuntansi;
3. Disetujui oleh atasan langsung setingkat Eselon 2 di instansi K/L/Pemda dimana peserta bekerja;
4. Lulus tes akademik Perguruan Tinggi;
5. Ditetapkan dan diumumkan sebagai peserta penerima program beasiswa oleh BPKP;
6. Bersedia bekerja kembali minimal 2 tahun sebagai PKN-APIP di instansinya dengan menandatangani surat pernyataan. (Humas BPKP)
Tag
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Terkini
-
Kokoh sebagai Mitra Strategis Pemerintah, Bank Mandiri Capai Laba Bersih Rp15,4 T di Kuartal I 2026
-
Cara Cek SLIK OJK Secara Online untuk Pantau Skor Kredit
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Energi Surya Jadi Andalan, RI Kejar Target Jumbo 100 GW PLTS
-
Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun
-
Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.164 Jelang Pengumuman BI
-
IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Kini Rp 2,83 Juta/Gram
-
IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket