Suara.com - Dirjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan memulangkan 319 anak buah kapal asing yang selama ini bekerja di PT Pusaka Benjina Resource (PBD) Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku.
"Malam ini ratusan ABK dari sejumlah negara itu dikembalikan dengan menggunakan enam kapal ikan," kata Kepala PSDKP Tual, Muchtar A. Pi yamg dihubungi dari Ambon, Jumat malam (3/4/2015).
Masing-masing ABK ini terdiri dari 253 orang berkebangsaan Burma, delapan orang asal Laos, serta 58 ABK berkebangsaan Kamboja.
"Ratusan ABK asing yang diangkut dengan kapal ikan ini sudah bertolak dari pelabuhan Benjina dan dikawal Kapal Patroli (KP) Hiu Macan 04 serta KRI Pulau Rengat 711 milik TNI Angkatan Laut menuju Ambon," katanya.
Pemulangan ratusan ABK asing dari Benjina oleh PSDKP ini terkait erat dengan pemberitaan media asing yang menyebutkan adanya perbudakan di industri perikanan kawasan Asia Tenggara, yang memaksa Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Paskorm Siriyaphan bersama Wakil Kepala Kepolisian Thailand, Letjen Siridchai Anakeveing datang ke Dobo guna melakukan investigasi.
Turut dalam kunjungan kerja serta investigasi tersebut, rombongan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Jadi Dirjen PSDKP malam ini telah memberangkatkan seluruh ABK asing dengan enam kapal ikan dari pelabuhan perikanan Benjina untuk selanjutnya diproses pemulangan mereka ke negara asal," Muchtar. (Antara)
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi