Suara.com - Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut,) T Hasudungan Siregar mengatakan produk tepung kelapa asal Sulawesi Utara (Sulut) menembus pasar Lituania.
"Pada awal Mei 2015, Sulut telah mengekspor tepung kelapa ke Lituania sebanyak 13 ton dan mampu memberikan sumbangan devisa bagi negara sebesar 24.115 dolar Amerika Serikat (AS)," kata Hasudungan, di Manado, Sabtu (9/5/2015).
Ia mengatakan, Lituania memang merupakan pasar baru tujuan ekspor komoditas unggulan Sulut seperti tepung kelapa.
"Tepung kelapa Sulut memang sangat diminati berbagai negara di dunia karena memiliki kualitas internasional," imbuhnya.
Selain memiliki kualitas dan standar internasional, kata Hasudungan, produk turunan kelapa yang satu ini diproduksi sedemikian rupa sehingga menghasilkan produk sangat diminati.
Selain Lituania, tambahnya, ada begitu banyak negara yang meminati tepung kelapa asal Sulut, baik di Asia, Eropa, Amerika dan Afrika.
Hasudungan berharap, minat masyarakat dunia terhadap tepung kelapa Sulut dapat dimanfaatkan petani dan pengekspor dengan baik sehingga mampu meningkatkan nilai tambah.
Republik Lituania (bahasa Lituania: Lietuvos Respublika, Lietuva) adalah sebuah negara di Eropa bagian timur laut. Lituania merupakan salah satu dari tiga Negara Baltik yang dekat dengan Laut Baltik.
Negara ini berbatasan dengan Latvia di sebelah utara, Belarus di tenggara, Polandia di selatan, dan Oblast Kaliningrad milik Rusia di barat daya, katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam