Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan pesawat khusus, yakni yang telah dirombak menjadi seluruhnya kelas ekonomi untuk mengantisipasi lonjakan pemudik Lebaran 2015.
Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo di Jakarta, Minggu (17/5/2015) mengatakan terdapat enam pesawat yang diubah kompartemennya itu dan seluruhnya tipe Airbus A330-300.
"Sebetulnya, pesawat itu diprioritaskan untuk haji, tapi sebelum masuk haji juga bisa dipakai sebagai cadangan mengantisipasi lonjakan pada arus mudik Lebaran," katanya.
Saat ini, lanjut dia, perombakan tersebut sedang dalam tahap rekonfigurasi dan diperkirakan sebelum musim haji sudah rampung dan bisa dipergunakan untuk mengangkut pemudik.
Untuk musim lebaran kali ini, Arif memperkirakan lonjakan penumpang akan lebih banyak karena bertepatan dengan musim liburan sekolah dengan prediksi penambahan penumpang sekitar 10 hingga 15 persen.
Untuk itu, dia memastikan akan menambah penerbangan (extra flight) baik untuk rute-rute mudik, maupun untuk rute-rute liburan.
Rute-rute untuk yang ditambah penerbangannya untuk mudik, meliputi Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar, sementara untuk liburan, yakni Denpasar dan Singapura.
"Beberapa rute yang non-mudik tapi untuk liburan menjadi bagian penting diantisipasi," katanya.
Arif mengatakan penambahan penerbangan tersebut disiapkan dari H-10 hingga H+10 Lebaran 2015.
"Pasti ada 'extra flight', kita sudah proyeksikan tahun ini akan lebih baik karena liburan Lebaran termasuk liburan sekolah, kita adakan tambahan kapasitas baik Garuda maupun Citilink," katanya.
Untuk itu, tahun ini Garuda akan mendatangkan 18 pesawat, di antaranya berbadan sempit tujuh pesawat B737-800, tiga CRJ1000, ATR72-600 sementara itu untuk berbadan besar tiga B777-300ER dan dua A330-300.
"Boeing mulai datang dua unit kuartal ini, bulan depan sudah mulai masuk Boeing-777 yang ketujuh," katanya.
Hingga akhir tahun, Arif menyebutkan untuk Boeing 777 jumlah totalnya menjadi sembilan pesawat dan Airbus-330 menjadi 24 pesawat.
"Untuk lebaran, lebih banyak di 'narrow body' (pesawat berbadan sempit), tapi kita lihat di jam-jam tertentu arus mudik, 'wide body' (pesawat berbadan lebar) kita siapkan," katanya.
Terkait harga tiket, dia mengatakan ada kenaikan, namun tidak akan melampaui tarif batas atas.
"Kalau angkutan darat ada 'tuslah', kita 'kan enggak ada tuslah, kita main di 'subclasses' saja sampai batas atas lah maksimal," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
IHSG Tahan Badai Menguat 1,55% Hari Ini, BBCA Pendorongnya
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
-
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
-
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
-
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0