Suara.com - Rumah mewah milik legenda basket Amerika Serikat (AS) dan dunia, Michael 'Air' Jordan, beberapa hari terkhir kembali dimasukkan dalam listing penjualan. Menariknya, harga yang ditawarkan selain mengandung 'angka khas' Jordan sebagai pebasket terkenal, sebenarnya sudah tergolong berkurang hampir 50 persen dari tarif saat pertama kali ditawarkan untuk dijual.
Lantas, berapa harga rumah yang ternyata belum laku dijual sejak 2012 itu? Harganya dipasang pada angka sekitar Rp195,8 miliar atau tepatnya USD14.855.000, yang jika angka-angkanya itu ditambahkan akan berjumlah 23. Bagi yang mengenal Jordan atau menyukai basket, tentu paham jika "23" adalah juga 'angka keramat' Jordan, terutama saat dia enam kali sukses membawa Chicago Bulls jadi juara basket NBA.
Untuk diketahui, saat pertama kali ditawarkan atau dimasukkan dalam daftar penjualan pada 2012 lalu, harganya dipasang pada angka USD29 juta. Beberapa kali kemudian ditawarkan ulang dengan angka yang kian berkurang, namun nyatanya rumah yang bak paduan antara istana dan resort itu belum laku juga. Harga termurah adalah pada lelang tahun 2013 lalu dengan angka USD13 juta, sementara tawaran penjualan terakhir pada 2014 lalu mencatatkan angka USD16 juta.
"Rumah ini benar-benar (bisa dikatakan) merupakan sebuah perayaan kesuksesan (Jordan)," ungkap Kofi Nartey, salah satu pihak yang turut mengurusi penawaran penjualan itu. "Dan ini memang tentang membagi kesuksesan tersebut dengan orang lain," tambahnya.
Disebutkan, selain sebanyak sembilan kamar tidur mewahnya, kediaman seluas 56.000 kaki persegi (sekitar 5.202 meter persegi) itu memiliki tak kurang dari 15 kamar mandi. Rumah ini juga dilengkapi satu lapangan basket berukuran standar, gym, sebuah kolam, lapangan golf kecil, lapangan tenis, serta ruang cerutu nan mewah dan nyaman. [Huffington Post]
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari