Suara.com - PaDi UMKM, platform digital pengadaan milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menggelar PaDi Business Forum & Showcase (PBFS) 2026 di Auditorium PLN Pusat, Jakarta Selatan, Senin (6/5). Kegiatan ini dihadiri oleh Danantara Asset Management, Kementerian UMKM Republik Indonesia, BP BUMN, lebih dari 50 BUMN serta para pelaku UMKM dari berbagai sektor industri.
Mengusung tema “Menjalin Kolaborasi, Menggerakkan Investasi, dan Mempercepat Pertumbuhan Bisnis Nasional”, PBFS 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi BUMN dan UMKM melalui ekosistem pengadaan digital yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan.
Berbeda dari tahun sebelumnya, rangkaian PBFS 2026 akan berlangsung selama enam bulan, mulai Mei hingga Desember 2026, melalui berbagai program kolaboratif seperti PaDi Talks, Vendor Connect, dan Business Matching. Seluruh rangkaian ini menjadi bagian dari transformasi PaDi UMKM melalui komitmen #PengadaanLebihTenang, yaitu pengalaman pengadaan yang lebih aman, terhubung, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam ekosistem digital.
Kegiatan ini juga menghadirkan dua sesi talkshow bertajuk “Perkuat Rantai Pasok Nasional: Strategi Substitusi Impor dan Optimalisasi Produk Lokal Melalui Tender Kilat PaDi UMKM” serta “Pengadaan Ramah Lingkungan: Mengubah Limbah Menjadi Nilai Strategis Perusahaan”. Kedua sesi tersebut membahas penguatan produk lokal, digitalisasi pengadaan, hingga implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam proses bisnis berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Senior Director Chief Marketing Officer (CMO) PT Danantara Asset Management (Persero), Dendi T. Danianto, menegaskan pentingnya penguatan brand positioning untuk membangun pengalaman dan kepercayaan pelanggan.
“Penguatan brand positioning menjadi sangat penting. Rebranding bukan hanya soal perubahan visual, tetapi bagaimana menciptakan brand experience yang mampu membangun persepsi dan kepercayaan pelanggan. Experience will drive brand perception, not merely a campaign. Karena itu, transformasi PaDi UMKM melalui tagline #PengadaanLebihTenang harus memiliki tujuan yang jelas dan relevan dengan kebutuhan pelanggan. Ketika berbicara mengenai pengadaan digital BUMN, maka PaDi UMKM harus menjadi top of mind,” ujar Dendi.
Sementara itu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menegaskan komitmen Telkom melalui PaDi UMKM dalam menghadirkan platform pengadaan digital yang aman dan sesuai prinsip Good Corporate Governance.
“PaDi UMKM berkomitmen menghadirkan #PengadaanLebihTenang melalui platform yang memenuhi standar governance, dilengkapi keamanan siber berlapis, kepatuhan terhadap UU Perlindungan Data Pribadi, serta sertifikasi ISO 27001. Kami juga terus mendorong UMKM agar dapat tumbuh dan terhubung secara berkelanjutan dalam ekosistem digital,” jelas Faizal.
PBFS 2026 turut menghadirkan 29 seller rekomendasi dari berbagai kategori kebutuhan perusahaan dan BUMN, mulai dari elektronik, alat tulis kantor, jasa, food & beverage, hingga kebutuhan operasional lainnya.
Baca Juga: Selamat Tinggal Alasan Lupa Bawa Dompet, SIM 'Anti Ribet' Segera Hadir
Tahun 2026 menjadi tahun keempat penyelenggaraan PBFS. Dengan rangkaian program yang lebih panjang dan intensif, PaDi UMKM optimistis dapat mendorong peningkatan transaksi melampaui capaian tahun 2025 sebesar Rp2,5 triliun serta memperkuat peran digitalisasi pengadaan dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan kemandirian ekonomi nasional. ***
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Alasan Lupa Bawa Dompet, SIM 'Anti Ribet' Segera Hadir
-
Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini
-
Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA
-
Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir
-
Wujudkan Semangat Berbagi Hari Raya Iduladha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam
-
IHSG Mulai Bangkit di Level 6.200 pada Sesi I, 540 Saham Hijau
-
IHSG Anjlok ke Level 6.000, OJK Beri Pesan untuk Investor
-
Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya
-
Listrik Sumatra Kembali Normal, Penyelidikan Polri dan PLN Ungkap Temuan Baru
-
Ekspor CPO hingga Batu Bara Bakal Lewat Satu Pintu, Aturannya Rampung Hari Ini
-
Ekonom Senior Wanti-wanti Pemerintah Soal Potensi Monopoli Ekspor SDA
-
Ekspor Lewat PT DSI, Beban Pungutan hingga Bea Keluar Tak Lagi Ditanggung Eksportir
-
Dongkrak Kinerja Bisnis, Pertamina Optimalisasi AI dan Digitalisasi
-
Waspada! Pemerintah Mulai Sidak SPKLU, Isi Daya Mobil Listrik Bisa Tak Sesuai Bayaran?