Suara.com - Harga minyak dunia merosot pada perdagangan Jumat pagi (23/7/2015), akibat bertahannya kekhawatiran tentang pasokan berlimpah dalam ekonomi global yang sedang melambat.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2015 di New York Mercantile Exchange, turun 74 sen menjadi 48,45 dolar AS per barel, berakhir di bawah tingkat 49 dolar AS untuk pertama kalinya sejak 31 Maret 2015.
Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September 2015, patokan global, jatuh menjadi menetap di 55,27 dolar AS per barel di perdagangan London, turun 86 sen dari penutupan Kamis kemarin (23/7/2015).
Pasar minyak lesu meskipun dolar melemah, yang umumnya cenderung membuat minyak mentah yang dihargakan dalam greenback lebih murah.
"Ada sedikit pada saat ini untuk menunjukkan bahwa harga akan pulih dalam waktu segera," kata analis Commerzbank, Carsten Fritsch.
"Dengan memperluas produksinya ke tertinggi tiga tahun, OPEC memastikan bahwa pasokan pasar minyak tetap berlimpah. OPEC sedang mengasumsikan bahwa permintaan akan meningkat di paruh kedua tahun ini," tambahnya.
Para analis menunjuk pelambatan ekonomi di Tiongkok, konsumen energi terbesar di dunia, sementara produksi minyak mentah di Amerika Serikat dan OPEC tetap pada tingkat yang sangat tinggi.
Pasokan minyak mentah AS pekan lalu bertambah 2,5 juta barel menjadi 463,89 juta barel, menurut laporan mingguan Badan Informasi Energi AS (EIA) yang dirilis Rabu (22/7/2015).
Para pedagang juga khawatir bahwa akan lebih banyak minyak mentah Iran mengalir ke pasar minyak global yang sudah kelebihan pasokan.
Dewan Keamanan PBB pada Senin menyetujui kesepakatan baru yang dicapai antara Iran dan kekuatan utama dunia tentang isu-isu nuklir Iran, memulai proses untuk mencabut sanksi PBB terhadap Iran. (AFP/Xinhua/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga