Suara.com - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Kamis (30/7/2015) pagi melemah, turun tiga poin menjadi Rp13.445 per dolar AS dibandingkan posisi terakhir kemarin Rp13.442 per dolar AS.
Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terkoreksi tipis setelah The Federal Reserve menyatakan cukup puas dengan kinerja ekonomi Amerika Serikat, yang mendorong peningkatan harapan akan kenaikan suku bunga acuan.
"Walaupun The Fed belum menaikkan suku bunga acuannya, pernyataan The Fed dini hari tadi mencerminkan kepuasan yang lebih tinggi dibandingkan pertemuan FOMC sebelumnya. The Fed lebih puas dengan performa pasar tenaga kerja dan tidak lagi khawatir dengan masalah utang Yunani," katanya.
Menurut dia kepuasan The Fed tersebut meningkatkan harapan akan kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan FOMC berikutnya tanggal 16-17 September mendatang.
Selain itu, ia menjelaskan pelaku pasar akan mencermati angka revisi produk domestik bruto kuartal kedua 2015 Amerika Serikat yang diperkirakan membaik.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan perkiraan membaiknya PDB Amerika Serikat dapat memunculkan harapan bahwa the Fed berada di jalur untuk menaikkan suku bunga acuan paling cepat bulan September.
"Dalam rapat FOMC tadi malam, The Fed menyatakan ekonomi dan pasar kerja Amerika Serikat masih menguat, membuka peluang kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan selanjutnya," katanya.
Ia mengatakan pemulihan ekonomi Amerika Serikat dapat memicu spekulasi mengenai kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.982 per Dolar AS, S&P Jadi Penopang Utama
-
Rupiah Betah di Level Rp18.000 per Dolar AS
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT