Suara.com - PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. menggandeng Standard Chatered Bank guna memperluas pangsa pasar.
Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman beberapa waktu lalu di bidang corporate sales. Garuda menjadi maskapai penerbangan resmi bagi karyawan Standard Chartered Bank di semua negara.
Direktur Niaga Garuda Indonesia Handayani mengatakan penandatangan kerjasama corporate sales dengan Standard Chartered Bank merupakan upaya Garuda Indonesia untuk terus meningkatkan pangsa pasar, khususnya pasar korporasi.
"Pasar korporat merupakan pasar yang cukup besar dan potensinya terus meningkat. Sebagai salah satu bank internasional terbaik di dunia dengan dukungan lebih dari 75.000 karyawan dilebih dari 70 negara, maka mobilitas dan kinerja Standard Chartered Bank perlu didukung oleh jaringan penerbangan Garuda Indonesia yang luas dan frekuensi penerbangan lebih banyak," kata Handayani di Jakarta, Senin (3/8/2015).
Melalui kerjasama ini, seluruh karyawan Standard Chartered Bank akan mendapatkan perlakuan khusus, di antaranya harga khusus (special corporate fare) untuk semua rute domestik dan internasional, tambahan extra bagasi sebanyak 10 kilogram, layanan konter check-in khusus pelanggan korporat di bandara, dan prioritas reservasi.
“Semua layanan khusus tersebut berlaku bagi karyawan Standard Chartered Bank beserta keluarga untuk perjalanan dinas maupun non dinas,” katanya.
Selain itu, melalui kerjasama, seluruh nasabah kartu debit dan kartu kredit Standard Chartered Bank juga akan mendapatkan diskon hingga 15 persen untuk penerbangan Garuda Indonesia, baik rute domestik maupun internasional.
CEO Standard Chartered Bank Indonesia Tse Koon Shee menyambut baik kerjasama. Ia mengatakan kerjasama Garuda Indonesia dan Standard Chartered Bank merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan layanan.
"Kerjasama ini merupakan pengembangan kerjasama yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini oleh kedua perusahaan, dan harapan kami kiranya kedua perusahaan dapat terus mengembangkan sinerginya di masa mendatang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek