Suara.com - Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli akan mengabaikan beking yang mengambil untung dalam proyek kereta cepat Jakarta - Bandung.
Pemenang proyek kereta cepat yang jadi rebutan investor Jepang dan Cina itu ditargetkan bisa ditentukan pada periode Agustus-September ini.
"Kita akan coba seadil mungkin. Kita adu siapa yang paling menguntungkan Indonesia. Tapi mohon maaf, saya nggak peduli siapa 'bekingnya'," kata Rizal usai bertemu dengan Utusan Khusus Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Hitoro Izumi, di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Rabu (26/8/2015).
Seperti diberitakan, Rizal Ramli menerima utusan rombongan dari Jepang untuk membahas proyek kereta cepat, yakni tim dari Japan International Cooperation Agency (JICA), Japan Bank for International Cooperation (JBIC) serta Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu rencananya akan bertemu dengan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia pada Senin (31/8/2015), pekan depan, untuk membahas hal yang sama.
Dengan demikian, pemerintah bisa mendapatkan gambaran lebih rinci mengenai penentuan mitra dalam pembangunan kereta cepat itu.
"Kita ingin yang terbaik buat rakyat Indonesia, bukan menguntungkan para beking. Biar jelas, kompetisinya adil. Siapapun yang menang, yang kalah, akan diterima," ujarnya.
Rizal ingin kompetisi yang adil, transparan dan terbuka agar Indonesia mendapatkan manfaat sebesar mungkin.
Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dari proposal Jepang diketahui biaya pembangunan rel dan kereta cepat sebesar 6,2 miliar dolar AS.
Sedangkan, Tiongkok melakukan studi kelayakan, setelah Jepang. Dari proposal Tiongkok, kebutuhan investasi untuk pembangunan rel dan kereta cepat sebesar 5,5 miliar dolar AS. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa