Suara.com - Wang Jianlin, orang terkaya se-Asia asal Cina kehilangan 36 miliar dolar atau sekitar Rp51 triliun dalam satu hari setelah pasar saham global ambruk, sehingga pasar Cina menghapus semua keuntungan perusahaannya untuk tahun ini.
Wang, ketua dan pendiri perusahaan properti dan hiburan Dalian Wanda, telah kehilangan lebih dari 10 persen dari total kekayaannya, menurut Bloomberg Billoners Index, yang melacak orang terkaya di dunia.
Saham Shanghai runtuh 8,49 persen pada Senin pekan ini sehingga menyebabkan kerugian terbesar sejak 2007.
Hal itu memicu aksi penjualaan di pasar keuangan global karena khawatir perlambatan negara yang memiliki ekonomi terbesar kedua di dunia bisa mengikis pertumbuhan global.
Bursa Shanghai pun bertambah jatuh 7,63 persen pada Selasa.
Wang jadi pengusaha yang kehilangan kekayaan terbesar pada akhir perdagangan Senin.
Meskipun uang Rp51 triliun menguap, namun kekayaannya meningkat 6 miliar dolar AS atau Rp85 triliun pada tahun ini. Orang terkaya kedua di Cina, Jack Ma, pendiri raksasa e-dagang Alibaba, hanya kehilangan 545 juta dolar AS atau Rp7,7 triliun pada Senin. (Asia One)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!