Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaku sedang berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir ini.
Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Senin siang (24/8/2015), IHSG melemah sebesar 189,576 poin (4,37 persen) ke level 4.146,37. Bila dibandingkan dengan posisi akhir tahun lalu (30/12/2015) yang di level 5.226,94 poin, maka IHSG telah mengalami penurunan sekitar 26,04 persen.
"BEI sedang berkoordinasi dengan OJK terkait penurunan IHSG, membahas langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Direktur BEI Samsul Hidayat di Jakarta.
Dia mengemukakan, bahwa sejauh ini Bursa masih terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan pasar saham domestik salah satunya dengan menjalankan protokol manajemen krisis (crisis management protocol/CMP).
"Bursa Efek Indonesia memiliki indikator dan tahapan yang dapat dilakukan ketika pasar bergejolak," ujar dia.
Samsul Hidayat juga mengatakan, bahwa stimulus peraturan sektor pasar modal yang dikeluarkan oleh OJK yang membolehkan emiten atau perusahaan publik untuk melakukan pembelian kembali sahamnya (buy back) diharapkan dapat menahan penurunan IHSG BEI lebih dalam.
Sementara itu, Sekertaris Perusahaan Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) Puji Haryadi mengatakan, bahwa pihaknya sedang mengkaji untuk melakukan pembelian kembali saham perseroan dalam rangka menahan pelemahan lebih dalam.
"Dengan perseroan melakukan buy back maka saham beredar menjadi minim di pasar, dengan begitu diharapkan volatilitas saham akan menjadi stabil, namun masih dikaji mengenai valuasi harganya," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026
-
Danantara Lebur 4 BUMN Manajer Investasi
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Tiga Perusahaan RI Tersandung Sengketa Bisnis sama Malaysia, Kapal-kapal Ditahan
-
Transaksi Kripto Naik di Mei 2026
-
Investor Serok Borong BBCA, Jual BMRI dan TPIA di Tengah Penguatan IHSG
-
Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak
-
PNM Raih Penghargaan atas Komitmen Perkuat Ekonomi Syariah Masyarakat Akar Rumput
-
Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera