Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (20/5/2015) dibuka menguat sebesar 18,83 poin atau 0,36 persen menjadi 5.288,21.
Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 4,78 poin (0,52 persen) menjadi 920,48.
"Katalis positif di dalam negeri mengenai keputusan Bank Indonesia yang memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga (BI Rate) di level 7,5 persen diinlai masih sejalan dengan harapan pasar," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta.
Kebijakan itu, lanjut dia, diharapkan dapat menciptakan perekonomian Indonesia lebih baik dan dapat terus membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan "rally" kenaikannya. Kebijakan itu juga dinilai sejalan dengan upaya mengendalikan defisit transaksi berjalan pada tingkat yang lebih sehat dan stabil.
Selain itu, Alfiansyah menambahkan bahwa keputusan BI itu juga sejalan dengan kebijakan moneter yang cukup ketat dalam upaya untuk mencapai sasaran inflasi 4 persen pada 2015 dan 2016 serta mengarahkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dalam kisaran 2,5-3 persen terhadap PDB dalam jangka menengah.
"Poin penting bagi pelaku pasar saat ini, diharapkan BI mampu menciptakan stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS," katanya.
Sementara itu, Analis Samuel Sekuritas Akhmad Nurcahyadi mengatakan bahwa IHSG berpotensi mengalami tekanan pada hari Rabu (20/5/2015) ini seiring dengan minimnya dukungan data industrial, serta kebijakan pemerintah yang dapat mendorong perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Pelemahan nilai tukar rupiah juga masih membayangi pelaku pasar, kondisi itu juga dapat kembali memperlemah optimisme pasar," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 63,69 poin (0,23 persen) ke level 27.629,85, indeks Nikkei naik 148,80 poin (0,74 persen) ke level 20.174,15 dan Straits Times melemah 11,37 poin (0,30 persen) ke posisi 3.444,01. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS
-
Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
-
Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah
-
Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya