Suara.com - Semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran mengakibatkan melonjaknya popularitas kartu kredit saat ini jika dibandingkan dengan tingkat penggunaan kartu debit. Sayangnya, tak semua pengajuan pembuatan kartu kredit yang masuk disetujui.
Alasan ditolaknya pengajuan pun bermacam-macam. Jika Anda sudah sangat mengidamkan untuk segera memiliki kartu kredit milik Anda sendiri, berikut ini beberapa tips yang dapat anda ikuti agar pengajuan pembuatan kartu kredit anda lebih mudah disetujui.
1.Menggunakan Jaminan
Jika Anda tidak memiliki pekerjaan tetap, atau hanya bekerja paruh waktu, cara ini dapat Anda gunakan untuk mendapatkan kartu kredit. Uang jaminan yang Anda serahkan akan disimpan di bank penerbit dan Anda tidak dapat mengambilnya selama kartu kredit masih aktif. Hal ini untuk menghindarkan pihak bank dari kerugian apabila Anda menunggak cicilan kartu kredit.
2.Membuka Kartu Kredit di Bank Tempat Menabung
Jika anda sudah memiliki tabungan di bank A, maka lebih baik anda mengajukan pembuatan kartu kredit di bank A tersebut, terutama apabila anda baru pertama kali membuat kartu kredit. Tujuannya adalah, karena dengan mengajukan pembuatan kartu kredit di bank yang sama dengan tempat Anda menabung, pihak bank dapat langsung mengetahui keadaan keuangan Anda di tabungan. Apabila keadaan keuangan di tabungan Anda “sehat”, maka pengajuan kartu kredit pun akan lebih mudah disetujui.
3.Pilih Bank yang Sedang Gencar Menawarkan Promosi Kartu Kredit
Selain melakukan pengajuan di bank tempat anda menabung, cara lain yang dapat Anda coba yakni dengan melakukan pengajuan ke bank yang sedang gencar menawarkan promosi kartu kredit, seperti ANZ, Panin, Bank Mega. Kartu kredit BCA, Mandiri, Standard Chartered, Citibank, dll. Namun cara ini hanya berlaku jika anda telah memiliki kartu kredit sebelumnya, karena bank-bank ini biasanya menolak pengajuan kartu kredit perdana.
4.Mengajukan di Kota Asal
Saat membuat kartu kredit, sangat disarankan bagi Anda untuk mengajukannya di kota asal sesuai KTP anda. Karena untuk alasan keamanan, tidak semua bank akan menerima calon nasabah yang berasal dari luar kota. Walaupun ada beberapa bank yang menerima calon nasabah dari luar kota, namun akan lebih baik jika anda melakukan pengajuan di kota asal.
Jika Anda sedang tinggal dan bekerja di kota lain, maka sebaiknya Anda terlebih dahulu membuat KTP di kota tersebut, selain untuk memudahkan pengajuan pembuatan kartu kredit, hal ini nantinya juga akan berguna bagi kelancaran administratif Anda di masa mendatang jika Anda berencana menetap di kota tersebut.
5.Ajukan Aplikasi Melalui Jasa Marketing
Di era internet ini, tak sulit untuk menemukan marketing kartu kredit yang menawarkan jasanya ke berbagai forum di internet. Marketing-marketing ini dapat anda jadikan sebagai media konsultasi, bahkan biasanya mereka tak segan-segan untuk membantu dan memberikan saran untuk mempermudah disetujuinya pengajuan aplikasi Anda. Marketing sangat membantu agar aplikasi kartu kredit Anda disetujui. Biasanya marketing akan mendapatkan komisi dari setiap pengajuan aplikasi, oleh karena itu marketing bisa menjadi jalan yang tepat untuk memperlancar proses pengajuan kartu kredit Anda.
6.Menggunakan Jasa Lembaga Keuangan
Apabila anda telah beberapa kali melakukan pengajuan pembuatan kartu kredit dan ditolak, maka anda perlu mencoba cara yang satu ini. Walaupun kelihatannya beresiko, namun pengajuan kartu kredit melalui jasa lembaga keuangan dapat lebih mudah disetujui. Untuk menghindari terjebak penipuan, pilihlah lembaga keuangan yang sudah memiliki reputasi baik dan terpercaya. Pengajuan kartu kredit melalui jasa lembaga keuangan juga memiliki keuntungan, di mana Anda tidak perlu repot-repot melakukan pengurusan pengajuan ke bank terkait, karena pihak lembaga keuangan yang akan mengurusnya untuk Anda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027
-
IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar
-
Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
-
Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa