Suara.com - Saat ini, kartu kredit memang telah menjadi salah satu kebutuhan bagi kebanyakan orang. Manfaat dan kemudahan yang ditawarkan membuat orang-orang akhirnya tertarik untuk menjadikan kartu kredit sebagai pilihan alat pembayaran saat berbelanja. Bahkan tak jarang seseorang memiliki kartu kredit lebih dari satu.
Namun, akibat beberapa hal, kartu kredit anda bisa saja hilang, entah karena terjatuh, terselip, atau bahkan dicuri. Anda tidak pernah tau kapan kesialan akan menimpa anda. Bagaimana jika kartu kredit anda sampai hilang? Jangan panik. Berikut ini kita akan bahas beberapa solusinya.
1.Segera Laporkan kepada Bank penerbit Kartu Kredit
Segera setelah menyadari kartu kredit Anda hilang, melaporlah kepada bank penerbit kartu kredit Anda. Mintalah pihak bank untuk menolak segala jenis transaksi yang terjadi pasca kehilangan tersebut. Ketika melakukan pelaporan ini, biasanya pihak bank akan meminta beberapa informasi mengenai pemegang kartu kredit, termasuk nomor kartu dan masa berlakunya. Oleh karena itu, pastikan Anda menyalin dan menyimpan nomor kartu kredit dan masa berlakunya.
Setelah menelepon, ada baiknya Anda juga mengirimkan surat laporan, lengkap dengan tanda tangan, yang menyatakan kartu ATM/kartu kredit telah hilang atau dicuri. Cantumkan juga ketiga informasi di atas dalam surat tersebut. Nantinya surat ini akan berguna untuk membuktikan bahwa anda telah melapor tepat waktu.
2.Lapor ke Polisi
Setelah melapor ke bank penerbit kartu kredit, Anda tetap harus melapor ke kantor polisi untuk mendapatkan surat bukti kehilangan. Sebab untuk mengurus pembuatan kartu kredit baru, biasanya pihak bank akan meminta surat keterangan kehilangan dari kantor polisi.
3.Segera Tutup Kartu Kredit Lama
Setelah laporan kehilangan kartu kredit telah diterima, segeralah minta pihak bank untuk menutup kartu kredit tersebut. Proses penutupan ini biasanya akan memakan waktu beberapa hari, oleh karena itu anda harus mengingat tanggal hilangnya kartu hingga kartu secara resmi ditutup untuk menghindari terjadinya transaksi tidak dikenal yang ditagihkan kepada Anda.
4.Minta Buat Kartu Kredit Baru
Setelah menutup kartu kredit lama anda, mintalah kepada bank penerbit untuk dibuatkan kartu kredit yang baru. Kemudian pihak bank akan melakukan verifikasi data pribadi anda dan segera membuatkan kartu yang baru. Jangan lupa siapkan dokumen yang diperlukan untuk memperlancar prosesnya. Beberapa bank akan mengenakan biaya administrasi untuk pembuatan kartu baru ini.
5. Cermati Tagihan di Kartu Kredit Baru
Sejak terjadinya kehilangan, selalu cek tagihan di kartu kredit lama Anda, hingga saat tagihan kartu baru tiba. Karena ada kemungkinan tagihan yang belum dibayarkan akibat hilangnya kartu kredit lama akan digabungkan dengan kartu baru tersebut.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Surcharge Kartu Kredit, Legal atau Tidak?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto