Suara.com - Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Tamba Hutapea mengatakan sebanyak 88 investor asing berminat pada mega proyek listrik 35.000 MW. Selain itu ada 66 investor lokal yang juga berminat.
Dalam catatan BKPM, ada 88 perusahaan penanaman modal asing (PMA) yang telah memiliki izin prinsip periode 1 Januari - 23 September 2015. Total rencana investasi senilai 31,63 miliar dolar AS.
"Sampai saat ini, sudah ada 88 PMA yang tertarik di listrik. Ada pula 66 investor dalam negeri (penanaman modal dalam negeri/PMDN) dan mereka ini sudah punya izin prinsip," kata Tamba dalam diskusi bertema 'Mempercepat Pembangunan Infrastruktur Untuk Investasi' di Jakarta, Senin (28/9/2015).
Ada pun 66 PMDN itu memiliki total rencana investasi sebesar Rp123,3 triliun. Dari total 88 PMA dan 66 PMDN, sebanyak 63 di antaranya telah mengajukan proses perizinan ketenagalistrikan dengan total kapasitas 5.127,73 MW.
"Ada juga 16 investor yang menyatakan minat akan bangun sekian MW ditambah dua investor yang berminat di panas bumi. Ini kita komunikasikan bagaimana untuk menampungnya," ujarnya.
Menurut dia, pihaknya juga melakukan fasilitasi debottlenecking untuk proyek infrastruktur sektor ketenagalistrikan hingga 23 September 2015 terhadap delapan perusahaan. Dalam prosesnya, ada empat perusahaan yang belum memiliki izin prinsip perluasan berkapasitas 680 MW dengan rencana investasi Rp7,038 triliun.
Sementara empat perusahaan sudah memiliki izin prinsip berkapasitas 9.600 MW dengan rencana investasi sebesar Rp200,356 triliun. Tamba mengatakan pihaknya mendukung penuh realisasi megaproyek listrik usungan pemerintah itu melalui upaya deregulasi peraturan investasi, fasilitasi "debottlenecking" investor serta pemasaran proyek infrastruktur dan hasil produksinya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan