Suara.com - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) dan Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng hari ini, Senin (5/10/2015), mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution untuk membahas terkait penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Wirat mengaku, pemerintah berencana akan menurunkan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB).
Hal ini bertujuan untuk menjalankan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta harga BBM diturunkan.
"Iya tadi ini baru dibahas. Banyak opsinya tadi salah satunya itu tadi. Nanti ya kita bicarakan dulu," kata Wirat.
Menurut Wirat, penurunan kedua pungutan pajak tersebut berdasarkan usulan PT Pertamina. Pasalnya, Pertamina meyakini dengan adanya penurunan kedua komponen pajak ini dapat memangkas harga premium agar lebih rendah.
Saat ini, kata Wirat, pungutan PPN mencapai 10 persen dan PBB-KB mencapai 5 persen.
"Nah kan kalau dilihat pengenaan pajak segitu. Nah Pertamina mau pangkas pajaknya, cuma belum tahu angka idealnya berapa masih dibicarakan. Dengan cara ini bisa membantu menurunkan harga BBM," ungkapnya.
Sebelumnya, PT Pertamina menyarankan kepada pemerintah untuk memangkas sementara pungutan pajak BBM.
Hal ini dimaksudkan agar penurunan BBM bisa lebih 'nendang'. Namun, Pertamina belum mau membeberkan berapa angka angka ideal pemotongan pajak tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah
-
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Ada Bantuan Hukum ke Pegawai Pajak, Purbaya Klarifikasi: Masih Pegawai, Tak Ada Intervensi
-
Harga Perak Cetak Rekor! Aset Safe Haven Meroket Imbas Konflik Greenland Hingga Iran
-
Purbaya Kejar Perusahaan Baja Pengemplang Pajak asal China, Curiga Orang Dalam Terlibat