Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri menghadiri acara family gathering pekerja dari Panasonic Corporation, Minggu (11/10/2015). Di hadapan para pekerja di perusahaan milik mantan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel itu, Hanif meminta karyawan untuk mencintai apapun pekerjaan mereka.
Menurut Hanif, jika seseorang tidak mencintai pekerjaannya, jangan berharap mendapatkan hidup enak dan bahagia.
"Kalau kita sudah tidak mencintai pekerjaan yang kita geluti, jangan berharap hidup enak dan bahagia, karena enggak bakal bisa. Kalau mau hidup enak cintai pekerjaan, itu kuncinya," kata Hanif saat memberikan kata sambutan di Panasonic Family Gathering di GBK, Jakarta.
Hanif juga mengimbau kepada seluruh pekerja di Indonesia untuk membuang rasa iri dengan pekerjaan yang dimiliki orang lain atau negara tetangga. Pasalnya, belum tentu apa yang kita lihat menyenangkan di orang lain, dapat berlaku pada diri sendiri.
"Kecenderungan kita kan selalu lihat rumput tetangga itu lebih indah daripada rumput sendiri. Belum tentu indah nanti rasanya. Jadi jangan begitu, kita tetap semangat. Kita dorong industri di Indonesia lebih maju lagi," katanya.
Selain dihadiri Hanif, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin, Rachmat Gobel dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adiyaksa Daut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
OJK Respons Kritik MSCI, Pasar Modal RI Dinilai Tetap Kompetitif
-
Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih, Kejati Tegaskan Bank Bersih dari Aliran Dana Ilegal
-
BI Rate Naik 5,75 Persen! Airlangga Minta Himbara Tak Buru-buru Kerek Bunga Pinjaman
-
Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah
-
Berlaku 1 Juli, Ekonom Ingatkan B50 Wajib Jaga Aspek Lingkungan
-
GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan
-
Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik
-
Darmawan Prasodjo Kembali Pimpin PLN, Didampingi Wadirut Baru
-
Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas
-
Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850