Suara.com - Barisan Relawan Jokowi Presiden mengaku kecewa dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said yang memberikan sinyal akan memperpanjang Kontrak Karya PT. Freeport Indonesia yang akan berakhir pada 2019.
"Revolusi mental secara kreatif harus dimaknai sebagai kesadaran kembali, bagaimana harus memahami masalah. Di sinilah para menteri harus membantu Jokowi. Negeri ini bisa bangkrut jika semua menteri berpikir dan bertindak seperti menteri pelindung Freeport," kata Sihol Manullang dalam acara Rembuk Nasional: Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK yang berlangsung di Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2015).
Sihol menjelaskan pada kuartal I 2015, produksi Freeport sebanyak 25 juta ton biji emas. Tahun ini, lanjut dia, mereka bisa memproduksi 1,35 juta ton biji emas. Sihol mengatakan 93,6 persen produksi emas di dunia berasal dari Indonesia.
"Lalu, masyarakat Papua dapat apa? Papua harus kita anggap sebagai kampung halaman kita sendiri. Salim Kancil di Lumajang menyita perhatian nasional, padahal ribuan orang di Papua mengalami nasib sial yang sama," kata dia.
Menurutnya, selama menjadi menteri, Sudirman Said bukan hanya telah melakukan off side, tetapi sudah memperoleh dua kartu kuning.
"Pelatih sepakbola yang baik, tentu akan mempertimbangkan untuk mengganti pemain yang sudah melakukan dua kali off side. Kepercayaan rakyat dengan sendirinya akan terbangun dengan konsistensi ucapan, rencana atau janji dengan realita," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri