Suara.com - PT Semen Baturaja wilayah Palembang, Sumatera Selatan mendistribusikan semen untuk kebutuhan pasar nasional sebanyak 4,785 juta ton setiap bulan.
"Jumlah tersebut merupakan rata-rata yang terealisasi untuk memenuhi kebutuhan pasar semen," kata Sekretaris PT Semen Baturaja (PTSB) Persero Tbk, Zulfikri Subli saat dikonfirmasi dari Baturaja, Kamis (5/11/2015).
Dia mengatakan, produksi semen yang dipasarkan tersebut untuk memenuhi kebutuhan di tiga provinsi yakni wilayah Lampung, Jambi dan Sumsel.
Sementara kata dia, khusus wilayah Sumsel semen yang didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan pasar hingga September 2015 rata-rata mencapai 155.724 ton per bulan.
Menurut dia, jumlah keseluruhan permintaan pasar tersebut mendekati target perusahaan 2015 hingga September sebesar 87,41 persen.
"Jadi kami optimistis target distribusi semen produksi PT Semen Baturaja Persero Tbk tahun ini akan tercapai," ungkapnya.
Sementara untuk target produksi semen PTSB pada 2016, pihaknya belum dapat menyebutkan jumlahnya, namun dapat dipastikan akan bertambah seiring dengan rencana pembangunan pabrik Baturaja II dengan kapasitas 1,850 juta ton semen per tahun.
"Mudah-mudahan setelah dibukanya pabrik baru nanti, produksi semen yang dihasilkan lebih meningkat sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar secara nasional," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah Imbas Rugi Terus
-
Mantan Jenderal Kuasai BUMN Tambang! Antam, Timah dan Bukit Asam Kini Dipimpin Lulusan Akmil
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya