Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (6/11/2015) dibuka menguat sebesar 9,35 poin seiring dengan optimisme investor saham terhadap pertumbuhan ekonomi domestik.
IHSG BEI dibuka menguat 9,35 poin atau 0,20 persen menjadi 4.586,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 2,46 poin (0,31 persen) menjadi 789,47.
Analis dari PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa IHSG BEI bergerak menguat seiring dengan pelaku pasar saham yang merespon pertumbuhan perekonomian Indonesia pada triwulan III-2015 tumbuh 4,73 persen (year on year).
"Data ekonomi domestik masih baik sehingga mempengaruhi pelaku pasar saham untuk kembali melakukan aksi beli," katanya.
Menurut dia, langkah agresif pemerintah untuk menjaga perekonomian domestik di tengah perlambatan global melalui paket-paket kebijakan ekonomi diharapkan segera terealisasi sehingga menopang ekonomi Indonesia ke depan.
Ia menambahkan, nilai tukar rupiah yang bergerak stabil di kisaran level Rp13.500 per dolar AS menambah sentimen positif bagi psikologis pelaku pasar saham di dalam negeri.
Fluktuasi nilai tukar rupiah yang stabil dapat membantu kinerja perusahaan tercatat, atau emiten di BEI membaik setelah sepanjang tahun ini mengalami perlambatan.
Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere menambahkan, realisasi anggaran pemerintah Indonesia yang cukup lemah di semester I 2015, akhirnya naik menjadi 70 persen dari anggaran belanja negara 2015 periode Oktober menambah sentimen positif di pasar saham domestik.
"Investasi pemerintah untuk menggenjot infrastruktur dan program lainnya merupakan kunci utama bagi Indonesia untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi, mengingat lemahnya konsumsi masyarakat dan lambatnya sektor ekspor," katanya.
Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng turun 193,91 poin (0,84 persen) menjadi 22.857,13, indeks Nikkei naik 87,15 poin (0,46 persen) ke level 19.203,56, dan Straits Times melemah 8,10 poin (0,26 persen) ke posisi 3.015,49. (Antara)
Berita Terkait
-
IHSG Masuk Zona Merah, BEI Minta Investor Tenang: Fokus Fundamental!
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
-
Tionghoa Indonesia Diminta Perkuat Identitas Nasional di Tengah Arus Investasi Asing
-
Prediksi IHSG Hari Ini saat Tekanan Perang Iran dan Utang Luar Negeri
-
IHSG Bisa Loyo Perdagangan Besok, Ini Saham-saham yang Bisa Dibidik
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Janji Manis Purbaya Menguap, THR ASN Masih 'Ghaib' Jelang Pekan Kedua Ramadan
-
Rekomendasi Saham IHSG yang Diprediksi 'Tahan Banting' saat Perang Meletus
-
IHSG Masuk Zona Merah, BEI Minta Investor Tenang: Fokus Fundamental!
-
Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan
-
Harga Emas Antam Semakin Tinggi, Tembus Rp 3,13 Juta/Gram
-
Perang AS-Israel Vs Iran, Rupiah Terkapar ke Rp16.830 per Dolar AS
-
Minyak Dunia Bakal Mendidih Imbas Konflik Iran-AS, Harga BBM Pertamina Gimana?
-
IHSG Terjun Bebas 1,73% pada Senin Pagi Imbas Konflik AS-Iran, 600 Saham Merah
-
Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS-Israel-Iran, Ini Penjelasan Lengkapnya