Suara.com - Indeks utama pasar saham Spanyol Ibex-35 jatuh 1,22 persen pada Senin (9/11/2015) menjadi ditutup di 10.325,20 poin, dibandingkan 10.453,20 poin Jumat lalu (6/11/2015).
Saham Indra A memimpin kerugian dengan kehilangan 3,41 persen, diikuti oleh Abertis A, DIA, Amadeus, Ferrovial dan OHL yang masing-masing kehilangan 2,36 persen, 2,32 persen, 2,31 persen, 2,28 persen dan 2,22 persen.
Di sisi lain, saham Abengoa "B" memimpin kenaikan dengan menguat 10,87 persen, diikuti oleh Sacyr, ArcelorMittal dan Acerinox yang masing-masing naik 0,95 persen, 0,88 persen dan 0,19 persen.
Premi risiko Spanyol berdiri di 130,30 poin pada waktu penutupan Senin, naik 7 poin dari Jumat, sementara tingkat bunga obligasi 10-tahun Spanyol mencapai 1,9 persen, menunjukkan tidak ada perbedaan besar dari Jumat.
Hari ini ditandai dengan konflik politik di Catalonia dan prediksi ekonomi baru untuk Spanyol yang diterbitkan oleh Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) yang memperkirakan pertumbuhan 3,2 persen untuk 2015 dan pertumbuhan 2,7 persen untuk 2016.
Di wilayah timur laut Spanyol, Catalonia, parlemen daerah atau DPRD pada Senin meloloskan sebuah mosi untuk "memulai proses memutuskan hubungan" dari Spanyol, sebuah fakta yang Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy katakan tidak memiliki "nilai tambah," menambahkan ia akan menggunakan "semua mesin yang tersedia" untuk menghentikan proses. (Antara)
Berita Terkait
-
Rupiah Buat IHSG Semakin Hancur, Anjlok 1,85% Hari Ini
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik
-
Penyebab IHSG Ambles 3,76% pada Sesi I Hari Ini
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun