Suara.com - PT. Surya Semesta Internusa Tbk. berencana mengeksekusi lahan seluas 1.200 hektar lahan pada tahun ini. Untuk memperlancar eksekusi, perusahaan akan menerbitkan surat obligasi.
Presiden Direktur SSIA Yohanes Suryajaya mengatakan saat ini tengah mengkaji dengan menggunakan global bond dalam mata uang singapura senilai Rp3 triliun.
"Ini memang sedang kita bahas. Pembebasan lahan ini memang sudah dibahas awal tahun. Waktu itu kita sudah berhasil membebaskan lahan seluas 300 hektar, nah sisasnya tahun depan. Untuk pembebasan lahan ini dibutuhkan Rp1,7 triliun, makanya kita berencana mau terbitkan obligasi," kata Yohanes saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (10/11/2015).
Nantinya, kata dia, lahan tersebut akan dipergunakan untuk lahan kawasan industri. Pembebasan lahan tersevut akan dilakukan di Subang sekitar 800 hektar dan Karawang 400 hektar.
"Jadi nanti yang dibebaskan di Subang dan di Karawang. Totalnya 1.200 hektar," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket
-
Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital
-
Regulasi Baru Disebut Bisa Pukul Kesejahteraan Petani Tembakau
-
Awas! Praktik Jual-Beli Rekening Bisa Dijerat Hukum Penjara
-
Punya Cadangan Uranium dan Thorium, Pakar Dorong Pemerintah Segera Bangun PLTN
-
Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Produsen Minuman Alkohol Heineken PHK 6.000 Pekerja
-
WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar
-
Bank Saqu Gaet Komunitas Lari Bidik Nasabah Secara Organik
-
Daftar Proyek-proyek yang Akan Dijalankan Danantara