Suara.com - Maskapai Batik Air membuka penerbangan dari Batam ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, sebelumnya maskapai Lion Group itu sudah membuka penerbangan ke Soerkarno Hatta.
"Selain melayani ke Soekarno Hatta, kini Batik Air juga membuka penerbangan ke Halim. Jadualnya satu kali sehari," kata Kepala Bagian Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Rabu (11/11/2015).
Dari Halim Perdanakusuma Jakarta, pesawat terbang pukul 13.20 WIB menuju Hang Nadim Batam. Selanjutnya dari Batam, pesawat kembali terbang ke Halim Perdanakusuma pukul 16.45 WIB.
"Dari Batam baru Batik Air yang melayani penerbangan ke Halim. Menurut mereka potensinya besar, menginggat belum sepadat di Soekarno Hatta," kata dia.
Untuk ke Soekarno Hatta, kata dia, Batik Air memiliki dua kali penerbangan perhari yang sudah mulai diperasikan sejak sekitar satu tahun terakhir.
"Jadi, hingga saat ini total tiga penerbangan Batik Air dari Batam ke Jakarta. Yang ke Soekarno Hatta mereka bersaing dengan Garuda Indonesia, yang ke Halim tidak ada pesaing," kata Suwarso.
Sebelumnya pada akhir September, Batik Air membuka enam rute baru dari Halim Perdanakusuma Jakarta-Pekanbaru, Jakarta-Pontianak, Jakarta-Bengkulu, Jakarta-Kupang, Jakarta-Lombok, dan Jakarta-Padang. Sementara tambahan frekuensi penerbangan dilakukan pada rute Jakarta-Palembang.
Maskapai tersebut, saat ini memiliki 30 unit pesawat yang terdiri dari 14 unit Boeing 737 800, 6 unit Boeing 737-900ER dan 10 Airbus A320 CEO yang digunakan untuk melayani seluruh rutenya.
Dengan bertambahnya penerbangan tersebut, saat ini Bandara Internasional Hang Nadim memiliki sekitar 120 kali penerbangan perhari.
Maskapai Lion Group yaitu Lion Air, Batik Air, Wings Air, Malindo air mendominasi penerbangan dari Batam diikuti oleh Garuda Indonesia bersama Citilink. Maskapai lain adalah Sriwijaya Air, Nam Air, TransNusa. (Antara)
Berita Terkait
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter