Suara.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad mengaku, saat ini pihaknya tengah menyusun paket-paket kebijakan ekonomi berupa insentif yang nantinya akan diberikan untuk pasar modal dan memberikan fasilitas kemudahan bagi perbankan dan perusahaan untuk masuk dalam pasar modal.
"Ya nantilah itu. Pokoknya aturannya banyak, ini lagi kita susun. Contoh kemudahan perizinan untuk IPI dan perizinan industri perbankan, nanti lah lebih detailnya," kata Muliaman saat ditemui di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).
Menurutnya, kebijakan mempermudah perusahaan khususnya perbankan masuk dalam pasar modal sangat memiliki keuntungan. Dimana perbankan dapat memperoleh modal dan dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
"Ini sangat bagus, jadi bisa ada alternatif bagi perusahaan dalam mendapatkan modal," tegasnya.
Selain itu, lanjut dia, setelah aturan ini dikeluarkan, tahap berikutnya yang sangat penting adalah mengenai sosialisasi kepada masyarakat tentang apa itu sebenarnya pasar modal.
"Sosialisasi ini sangat penting, karena sampai saat ini masyarakat masih belum paham apa itu pasar modal. Selama ini pasar modal masih identik sama yang ribet dan menyeramkan," ungkapnya.
Berita Terkait
-
IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!
-
IHSG Ambruk 2,4 Persen ke Level 6.167, Investor Panik Lego Saham
-
OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal
-
Krom Bank Tahan Seluruh Laba Rp143 Miliar untuk Ekspansi, Kredit Melonjak 103%
-
Dana Nganggur Perbankan Tembus Rp2.551 Triliun, Bank Indoensia Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Apa Itu Fenomena Slot Jackpot? Kian Menggila Saat Ekonomi Melemah
-
Market Cap IHSG Terpangkas Rp1.000 Triliun, Rupiah Anjlok: S&P Beri Sinyal Bahaya
-
Rupiah Masuk Zona Merah, Pagi Ini Melemah ke Rp17.683 per Dolar AS
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Kembali Dipatok Rp 2,78 Juta/gram
-
IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000
-
Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu
-
Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun
-
10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga CPO, Modus Operandinya Lintas Negara
-
Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik
-
Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026