Suara.com - Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegero mengatakan, jenis bahan bakar minyak Pertalite yang diluncurkan pada Juli 2015 mendapatkan respons yang sangat positif.
"Jadi memang konsumsinya sekarang emang ini sudah naik terus konsumsinya. Sekitar 11 persen konsumen premium ini beralih ke pertalite kalau dilihat secara agregat nasionalnya ya," kata Wianda saat ditemui di kantornya, Jumat, (13/11/2015).
Ia menjelaskan, hingga saat ini total SPBU yang menjual pertalite sebanyak 1260 di Indonesia. Pihaknyapun menargetkan hingga akhir tahun, Pertalite akan dipasarkan di 1900 SPBU diseluruh Indonesia.
"Kalau target konsumsinya sendiri nggak ada target. Tapi yang SPBU itu 1900 akhir tahun. Sampai sekarang konsumsinya sendiri sampai sekarang 2 juta kilo liter dari seluruh SPBU yang ada. Kalau perharinya sekitar 1000 sampai 3000 liter lah," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Rute Mudik Gratis Pertamina 2026 ke Mana Saja? Ini Link Daftar Lengkapnya
-
Vonis Korupsi Minyak Pertamina Dinilai Terlalu Ringan, Kejaksaan Agung akan Ajukan Banding
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Pertamina 2026 Sudah Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya!
-
Jaga Kepercayaan Publik, 1.647 SPBU Pertamina Diperketat Pengawasan Mutunya
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab