Suara.com - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) menambah setoran modal sebesar Rp30 miliar ke PT Astragraphia Xprins Indonesia yang merupakan salah sau anak usahanya untuk mendukung kegiatan operasional bisnis.
"Tambahan modal itu dilakukan Astra Graphia Tbk untuk mendukung kegiatan bisnis anak usaha itu, diharapkan bisa menyumbang kontribusi positif terhadap perseroan," ujar Presiden Direktur Astra Graphia Tbk Herrijadi Hadi di Jakarta, Jumat (13/11/2015).
Setelah penambahan setoran modal itu, lanjut dia, maka modal ditempatkan dan disetor menjadi Rp50 miliar yang terbagi atas 49.999 saham dimiliki oleh Astra Graphia Tbk dan sisa satu sahamnya dimiliki oleh PT Astra Ghrapia Information Technology.
"Manajemen optimistis kinerja Astra Graphia Tbk hingga akhir tahun 2015 diperkirakan masih tetap baik," katanya.
Ia memaparkan bahwa pada kuartal III 2015, Astra Graphia Tbk berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan bersih sebesar 13 persen menjadi Rp1,604 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp1,414 triliun.
"Pertumbuhan pendapatan bersih itu terutama karena dalam situasi perlambatan ekonomi ini, sebagian pelanggan perseroan beralih ke rental mesin dari pada investasi mesin baru sehingga biaya operasi dapat dialihkan menjadi 'operating expense' bagi pelanggan, peningkatan penjulan rekondisi, serta diperolehnya beberapa proyek baru dalam tahun ini," katanya.
Sedangkan laba bersih mengalami penurunan sekitar delapan persen menjadi Rp160,19 miliar pada kuartal III 2015 dari Rp174,47 miliar pada periode sama tahun lalu, tetapi secara operasional meningkat sembilan persen bila dibandingkan periode sama tahun lalu.
"Hal itu karena di bulan Juni 2014 ada pencatatan keuntungan atas hasil divestasi saham PT AGIT Monitise Indonesia oleh PT Astra Ghrapia Information Technology," paparnya.
Pada 16 Oktober 2015 lalu, Herrijadi Hadi mengatakan bahwa sebagai komitmen untuk memberikan imbal hasil yang baik kepada pemegang saham, Astra Graphia Tbk telah membagikan dividen interim kepada pemegang saham sebesar Rp25 setiap saham. (Antara)
Berita Terkait
-
Dua Bulan Beroperasi, Pegadaian Timor Leste Tunjukkan Catatkan Kinerja Gemilang
-
Gencar Ekspansi Jadi Modal TMAS Bidik Pendapatan Rp 5,53 Triliun di 2026
-
J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026
-
Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja
-
SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini
-
Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh
-
Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?
-
Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?
-
Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong
-
Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda
-
Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh
-
UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya
-
Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's
-
DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga