Suara.com - Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika tidak setuju kalau PT. Freeport Indonesia ingin divestasi saham melalui pasar modal. Pasalnya, menurut dia, cara ini tidak memiliki mekanisme hukum.
"Kalau menurut saya, kalau lewat pasar modal saya kurang setuju. Karena kan kalau disana mekanisme hukumnya jadi nggak jelas. Harusnya mereka melakukan penawaran ke pemerintah dong. Jadi menurut saya Freeport harus lewat pemerintah," kata Kardaya saat ditemui di gedung DPR, Senin (23/11/2015).
Jika divestasi Freeport melalui pasar modal, katanya, akan menimbulkan masalah baru. Kardaya khawatir kalau lewat IPO, pembeli saham atau yang menguasai sahamnya bukan pemerintah, melainkan negara asing.
"Nanti udah melantai di bursa yang beli asing-asing juga lagi. Makanya lebih baik penawarannya langsung ke pemerintah. Kan aturannya sudah ada, jadi ikutin aturan yang sudah ada," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto