Suara.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli mengatakan bakal ada kebijakan pajak khusus bagi daerah di luar Jawa pada 2016 untuk menggairahkan investasi.
Rizal dalam kuliah umum di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (27/11/2015), mengatakan kebijakan pajak ini dipandang sebagai suatu yang mendesak karena sudah terjadi ketimpangan kemajuan antara Jawa dan di luar Jawa.
"Pajak tidak bisa lagi disamakan untuk setiap daerah. Nanti pemerintah akan membuat pajak di luar Jawa lebih murah sehingga industri bisa bergeser ke luar Jawa," kata Rizal.
Menurutnya, Jawa tidak perlu lagi diberi insentif oleh pemeritah karena daerah ini sudah bisa membiayai kebutuhannya sendiri melalui perputaran ekonomi yang terjadi.
"Jawa itu sudah bagus dibadingkan daerah di luarnya, ini terlihat dari daya beli masyarakat yang relatif lebih baik," kata dia.
Kebijakan pajak baru ini diharapkan juga membantu Sumsel dalam mendapatkan investor di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api.
Sebagai Menteri Koordinator Kemaritiman, ia berjanji akan membantu memuluskan mega proyek ini karena memiliki harapan Tanjung Api-Api menjadi salah satu pelabuhan terkemuka di dunia karena letaknya yang strategis di Asia.
Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki yang juga hadir dalam acara tersebut menambahkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap dukungan dari pemerintah pusat agar pelabuhan samudera Tanjung Api-Api ini terealisasi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Mengapa Pasar Khawatir pada Danantara Sumber Daya Indonesia
-
Petrokimia Gresik Pastikan Pasokan Gas untuk Produksi Pupuk Aman Hingga 2035
-
Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian
-
Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat
-
IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?
-
SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026
-
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun
-
PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon
-
TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan
-
Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia