Bisnis / Keuangan
Selasa, 15 Desember 2015 | 09:00 WIB
Ilustrasi (dollarphotoclub/duitpintar)

Nominal Transaksi

7 Juni

8 Juni

Transaksi 1

500 ribu

15 Juni

16 Juni

Transaksi 2

300 ribu

Total Tagihan

Pembayaran Minimum (10%)

800 ribu

80 ribu

Tagihan bulan Juli

Tanggal Transaksi

Tanggal Pembukuan Transaksi

Keterangan

Nominal Transaksi

Total tagihan Juli

800 ribu

1 Juli

Pembayaran

80 ribu

8 Juli

9 Juli

Transaksi 3

200 ribu

Bunga*

32.587,40

Total Tagihan

952.587, 40

Pembayaran Minimum (10%)

95.258,74

* Perhitungan bunga Juli

Keterangan

Tanggal Pembukuan

Tanggal Tagihan

Selisih Hari (*)

Nominal Transaksi

Bunga (**)

Transaksi 1

8 Juni

20 Juni

13

500 ribu

6.304,11

Transaksi 2

16 Juni

20 Juni

5

300 ribu

1.454,79

Tagihan Juni

21 Juni

20 Juli

30

800 ribu

23.276,71

Pembayaran

1 Juli

20 Juli

20

80 ribu

1.551,78

Total bunga tagihan Juli

32.587,40

*Selisih hari = (Tanggal cetak tagihan – tanggal pembukuan) +1
** Bunga =(Selisih hari x bunga per bulan x 12 x nominal transaksi) / jumlah hari dalam setahun.

Jadi, total utang Bagas: Rp 920 ribu + Rp 32.587,40= Rp 952.587,40. Lumayan, kan, bunganya? Itu baru sebulan. Kalau rutin bayar minimum terus? Tinggal kalikan saja.

Makanya, kalau bulan ini terpaksa bayar minimum, sebaiknya bulan depan langsung lunasi. Biar gak nambah beban.

Kalau telanjur numpuk utangnya, hubungi bank penerbit kartu kreditmu. Bank selalu mau diajak negosiasi utang kartu kredit. Mulai atur pengeluaran juga.

Jika kabur, bank malah bisa menuntut ke pengadilan. Berani utang harus berani melunasi. Bukan malah kabur.

Baca uga Artikel DuitPintar Lainnya:

5 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Terhadap Bunga Kartu Kredit

Yang Bikin Kita Berutang Benda Mati seperti Kartu Kredit, atau Hawa Nafsu Diri Sendiri?

Jangan Apply Kartu Kredit Online Kalau Mindset Masih Begini

Published by

Load More