Suara.com - Sekretaris Panitia Kerja (Panja) Penerimaan Negara Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun memuji kinerja Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang untuk pertama kalinya mencatat penerimaan hingga Rp 1000 triliun.
"Di tengah situasi perekonomian yang sulit, capaian penerimaan pajak saat ini patut diapresiasi," kata Mukhammad Misbakhun melalui pernyataan tertulisnya yang diterima Antara di Jakarta, Selasa.
Menurut Misbakhun, Ditjen Pajak Kementerian Keuangan menghadapi target tinggi yang tidak mudah dicapai. Di sisi lain, perekonomian mengalami pelambatan, sehingga upaya mencapai target pajak tersebut bukan hal mudah.
Politisi Partai Golkar ini menilai, Ditjen Pajak Kemenkeu telah membuat prestasi besar dengan menerimaan pajak per 25 Desember 2015, telah menembus angka Rp1.000 triliun.
"Tepatnya sudah mencapai Rp 1.084 triliun," katanya.
Menurut dia, angka penerimaan pajak itu memang belum bisa mencapai target di APBN-P 2015 yang dipatok Rp 1.294,5 triliun.
Namun capaian tersebut, kata dia, tetap patut diapresiasi karena menjadi bukti bahwa Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro berhasil melakukan pembenahan di internal di Ditjen Pajak.
Misbakhun menjelaskan, soal pembenahan internal Ditjen Pajak, Komisi XI DPR RI telah menyetujui sistem teknologi informasi (IT) di Ditjen Pajak dengan anggaran Rp2 triliun, untuk memperbaiki sistem berbasis pada IT guna peningkatan pelayanan perpajakan.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang P Brodjonegoro mengatakan, realisasi penerimaan pajak per 25 Desember 2015 berhasil menembus Rp 1.000 triliun atau untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.
Menurut dia, realisasi penerimaan pajak tersebut, bahkan sudah melampaui penerimaan pajak 2014 setahun penuh sebesar Rp 982 triliun. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
-
BRI Perkuat Transformasi Digital, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta