Suara.com - Bagi Anda yang berusia 20-an dan sudah bekerja, biasanya Anda sudah mulai memikirkan masa depan. Anda sudah mulai bermimpi membeli rumah impian Anda sendiri. Namun harga properti yang selalu meningkat membuat Anda harus bersabar memilikinya.
Semakin lama Anda mengumpulkan uang sejak muda, maka kesempatan untuk membeli rumah yang diinginkan semakin terbuka karena Anda memiliki uang yang cukup. Jika tak mampu membeli tunai, maka Anda bisa menggunakan skema pembayaran, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di bank.
Akan tetapi, tidak semua orang menyukai skema KPR. Oleh sebab itu, Anda perlu mempersiapkan hal-hal ini sedari muda agar bisa memiliki rumah impian di usia 20-an.
1.Sisihkan 20 Persen Pendapatan
Sebesar atau sekecil apapun penghasilan Anda, sebaiknya usahakan untuk menyisihkan 20 persen dari nominal gaji bulanan. Pisahkan dana ini dari pengeluaran harian, misalnya dengan membuka rekening khusus untuk uang tabungan. Kemudian sisa dari gaji bisa Anda gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari atau dana mendesak.
2.Investasi Logam Mulia
Uang tabungan yang sudah banyak bisa Anda konversikan untuk membeli emas atau logam mulia seberat kira-kira 25 gram. Alasannya, berinvestasi dalam bentuk logam mulia adalah stabilitas karena harganya cenderung lebih stabil dibanding nilai tukar mata uang.
Biasanya, saat kondisi perekonomian negara sedang tidak stabil, maka nilai mata uang akan terpengaruhi, sedangkan nilai emas tidak terlalu terpengaruh secara signifikan. Selain itu, jika berasumsi pertumbuhan emas sekitar 15-20 persen dan properti 10-15 persen, maka artinya emas yang Anda investasikan akan lebih cepat naik nilainya daripada properti yang diincar.
3. Memilih Rumah
Jika investasi dalam bentuk uang dan emas sudah tercukupi untuk membeli rumah, maka sudah saatnya Anda mencari rumah di lokasi yang strategis. Lokasi strategis ini penting karena harga tawarnya akan jauh lebih tinggi ketika nanti ingin dijual kembali.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar